Thursday , 17 June 2021
Home / Finansial / Peneliti ingatkan sinergi dalam pengembangan industri P2P lending

Peneliti ingatkan sinergi dalam pengembangan industri P2P lending

Jakarta (ANTARA) – Associate Researcher Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Ajisatria Suleiman mengingatkan pentingnya penguatan sinergi antara regulasi pemerintah dan perlindungan konsumen dalam pengembangan industri peer to peer (P2P) lending untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Ajisatria dalam pernyataan di Jakarta, Selasa, menambahkan industri P2P lending berpeluang menyediakan layanan jasa keuangan ke lapisan masyarakat yang belum tersentuh oleh layanan jasa keuangan konvensional, seperti bank, tetapi telah mempunyai akses kepada internet.

Ia memastikan kondisi itu dimungkinkan mengingat dua pertiga masyarakat Indonesia yang tidak memiliki rekening bank memiliki akses ke telepon seluler, yang berarti kelompok itu berpotensi mengakses layanan keuangan digital, termasuk P2P lending dan produk teknologi berbasis finansial (tekfin) lainnya.

“Inovasi ini mengarah pada inklusi keuangan yang lebih besar bagi populasi yang tidak bankable. P2P lending memberikan kesempatan kepada masyarakat yang tidak memiliki rekening bank untuk mengakses pinjaman dengan persyaratan yang lebih sederhana daripada kredit mikro dari bank tradisional dan tanpa pergi ke bank,” katanya.

 

Berita Finansial | Sumber : Peneliti ingatkan sinergi dalam pengembangan industri P2P lending

Check Also

Dolar turun terhadap beberapa mata uang, bitcoin naik ke rekor puncak

Dolar jatuh ke terendah satu minggu saat saham capai rekor tertinggi

New York (ANTARA) – Dolar AS merosot ke posisi terendah satu minggu terhadap sekeranjang mata …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *