Saturday , 31 July 2021
Home / Finansial / BI catat inflasi pada minggu kedua Desember 2020 0,30 persen

BI catat inflasi pada minggu kedua Desember 2020 0,30 persen

Jakarta (ANTARA) – Bank Indonesia mencatat perkembangan harga hingga minggu kedua Desember 2020, sesuai dengan hasil survei pemantauan harga, masih mengalami inflasi sebesar 0,30 persen.

Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam pernyataan di Jakarta, Jumat, menyatakan berdasarkan perkembangan tersebut maka perkiraan inflasi pada 2020 mencapai 1,54 persen.

Penyumbang utama inflasi dalam periode ini yaitu cabai merah sebesar 0,07 persen, telur ayam ras 0,04 persen, cabai rawit dan tomat masing-masing 0,03 persen, serta minyak goreng, jeruk, daging ayam ras, wortel, bayam, dan tarif angkutan udara masing-masing 0,01 persen.

“Inflasi pada November ini harus diwaspadai, karena mulai musim hujan dan pengaruh libur panjang beberapa waktu lalu. Cuaca ini juga bisa menghambat distribusi barang ke konsumen,” katanya.

Ia mengatakan kenaikan harga pangan tersebut membuat kelompok makanan, minuman dan tembakau menyumbang inflasi tinggi pada periode ini yaitu sebesar 0,86 persen.

“Kenaikan harga itu terlihat dari bahan makanan yang menyumbang andil inflasi yaitu daging ayam ras, telur ayam ras, cabai merah, dan bawang merah,” kata Setianto.

Dengan inflasi November ini, maka inflasi tahun kalender Januari-November 2020 tercatat sebesar 1,23 persen dan inflasi tahun ke tahun (yoy) sebesar 1,59 persen.

Berita Finansial | Sumber : BI catat inflasi pada minggu kedua Desember 2020 0,30 persen

Check Also

Dolar turun terhadap beberapa mata uang, bitcoin naik ke rekor puncak

Dolar jatuh ke terendah satu minggu saat saham capai rekor tertinggi

New York (ANTARA) – Dolar AS merosot ke posisi terendah satu minggu terhadap sekeranjang mata …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *