Saturday , 31 July 2021
Home / Ekonomi / Anggota DPR: Bank Syariah Indonesia harus mampu jawab persoalan

Anggota DPR: Bank Syariah Indonesia harus mampu jawab persoalan

Jakarta (ANTARA) – Anggota Komisi XI DPR RI Junaidi Auly menyatakan, penggabungan beberapa bank syariah menjadi PT Bank Syariah Indonesia Tbk, diharapkan mampu menjawab sejumlah persoalan untuk meningkatkan kinerja perekonomian dan keuangan syariah nasional.

“Bank Syariah Indonesia harus meningkatkan keunggulan kompetitif, harus ada peningkatan di semua sektor baik pelayanan, segmen pasar, pembiayaan UMKM, dan digitalisasi pelayanan perbankan,” ujar Junaidi Auly dalam rilis di Jakarta, Sabtu.

Berbicara soal tantangan, Junaidi menambahkan Bank Syariah Indonesia harus lebih berani dalam inovasi produk dalam rangka pelayanan kepada masyarakat yang sesuai dengan jati diri yang dimiliki dan tetap sesuai prinsip syariah.

Ia menegaskan potensi perbankan syariah ke depan masih sangat besar dan menjanjikan, namun tantangan yang dihadapi juga tidak kalah besar sehingga merger Bank Syariah Indonesia diharapkan mampu mendorong tujuan ekonomi syariah dalam mewujudkan keadilan dan kesejahteraan.

Sebagaimana diwartakan, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menilai merger tiga bank syariah akan memperkuat daya saing ekonomi dan keuangan syariah di Tanah Air karena Indonesia memiliki potensi yang besar dalam pengembangan ekonomi syariah.

“BI menyambut gembira merger bank syariah ini karena BI sangat mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah,” kata Perry dalam jumpa pers virtual usai Rapat Dewan Gubernur BI edisi Desember 2020 di Jakarta, Kamis (17/12).

Gubernur BI menyambut baik inisiatif positif dan sejalan dengan masterplan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang digariskan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).

Sebelumnya, tiga bank syariah milik Himbara bergabung yakni BRI Syariah, BNI Syariah, dan Bank Mandiri Syariah.

Akta penggabungan ketiga bank syariah itu sudah ditandatangani pada 16 Desember 2020 sebagai salah satu legalitas menuju penggabungan yang rencananya mulai berlangsung pada Februari 2021.

Merger tiga bank syariah yang dinamakan Bank Syariah Indonesia (BSI) itu dinilai akan menjadi salah satu bank syariah terbesar di Indonesia bahkan global, dengan aset mencapai Rp214 triliun dan modal inti Rp20,4 triliun.

Berita Ekonomi | Sumber : Anggota DPR: Bank Syariah Indonesia harus mampu jawab persoalan

Check Also

Saham Spanyol "menghijau", indeks IBEX 35 terdongkrak 1,16 persen

Saham Spanyol berakhir negatif, indeks IBEX 35 terkikis 0,07 persen

Madrid (ANTARA) – Saham-saham Spanyol berakhir di zona negatif pada perdagangan Senin (29/3/2021), berbalik melemah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *