Sunday , 20 September 2020
Home / Bisnis / Wanita tani Kulon Progo memproduksi bon cabai antipasi harga anjlok

Wanita tani Kulon Progo memproduksi bon cabai antipasi harga anjlok

Usaha kami mendapat perhatian dan pembinaan dari Dinas Pertanian dan Pangan, Bank Indonesia, dan Dinas Koperasi dan UKM, sehingga bon cabai kelompok kami bisa tembus di 29 tomira dan gerai UKM DIY di Bandara Internasional Yogyakarta.Kulon Progo (ANTARA) – Kelompok Wanita Tani Melati, Desa/Kelurahan Glagah, Kecamatan/Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, memproduksi bon cabai yang mampu memasok 29 toko milik rakyat (Tomira) di wilayah itu untuk mengantisipasi harga cabai di tingkat petani anjlok.

Ketua Kelompok Wanita Tani Melati Titin Kusnawati di Kulon Progo, Selasa, mengatakan produksi bon cabai ini berawal saat harga cabai di tingkat petani anjlok, kemudian kelompoknya memproduksi bon cabai dari cabai milik warga di Desa Glagah.

“Usaha kami mendapat perhatian dan pembinaan dari Dinas Pertanian dan Pangan, Bank Indonesia, dan Dinas Koperasi dan UKM, sehingga bon cabai kelompok kami bisa tembus di 29 tomira dan gerai UKM DIY di Bandara Internasional Yogyakarta,” kata Titin.

Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Juliwati mengatakan fasilitas pemerintah cukup besar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara melalui tugas pembantuan. Dari produksi yang ada di Kulon Progo, target 2020 adalah 22.057,82 ton dan pada semester satu baru terealisasi 5.113,4 ton.

Sementara itu, sebagai pionir industri olahan cabai KWT Melati pada 2020, Dinas Pertanian dan Pangan berencana mengajak KWT lain mengolah cabai dengan melaksanakan sekolah tentang ilmu olahan cabai sebagai upaya pengembangan produk hortikultura.

“Produk hortikultura belum sepenuhnya diolah sebagai produk olahan. Untuk pengembangan usaha holtikultura berorientasi pada produksi yang diarahkan pada penerapan konsep perkembangan agrobisnis dengan dipadukan pada orientasi, nilai tambah, dan daya saing hortikultura. Untuk peningkatan nilai tambah dan pengembangan KWT yaitu komoditas cabai,” katanya.

Berita Bisnis | Sumber : Wanita tani Kulon Progo memproduksi bon cabai antipasi harga anjlok

Check Also

Kemenparekraf dorong destinasi di NTB kedepankan standar CHSE

Kemenparekraf dorong destinasi di NTB kedepankan standar CHSE

Lombok Barat, NTB (ANTARA) – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendorong seluruh industri pariwisata …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *