Sunday , 28 February 2021
Home / Bursa / Wall Street turun, investor cerna stimulus dan data pekerjaan suram

Wall Street turun, investor cerna stimulus dan data pekerjaan suram

Ada tarik-menarik yang terjadi antara prospek stimulus fiskal lebih lanjut, sebagai akibat dari kontrol Demokrat terhadap Senat, dan pasar pekerjaan yang masih harus dilalui sebelum pulih.New York (ANTARA) – Wall Street melemah pada penutupan perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), setelah berbalik arah menjelang akhir sesi karena muncul laporan tentang proposal bantuan pandemi Presiden terpilih AS Joe Biden menyusul data sebelumnya yang menunjukkan pasar tenaga kerja melemah.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 68,95 poin atau 0,22 persen menjadi berakhir di 30.991,52 poin. Indeks S&P 500 berkurang 14,30 poin atau 0,38 persen, menjadi ditutup di 3.795,54 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir turun 16,31 poin atau 0,12 persen, menjadi 13.112,64 poin.

Pada awal perdagangan, ketiga indeks utama diperdagangkan lebih tinggi dengan indeks 30 saham (Dow) naik lebih dari 160 poin pada tertinggi sesi. Tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 mundur, dengan sektor teknologi merosot 0,95 persen, memimpin penurunan. Namun, sektor energi melonjak 3,01 persen, merupakan kelompok dengan kinerja terbaik.

Yang lainnya seperti Chuck Carlson, kepala eksekutif di Horizon Investment Services di Hammond, Indiana, mencari potensi kerugian dari rencana pengeluaran besar-besaran, yang tampaknya diinginkan pasar selama berbulan-bulan.

“Ada beberapa realisasi bahwa membuang dua triliun dolar lagi ke dalam campuran itu berlebihan,” kata Carlson. “Ada kekhawatiran yang mendasari bahwa inflasi akan kembali meningkat dan jumlah uang ini tentu saja menjadi perhatian.”

Investor sebelumnya tampak diyakinkan setelah Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell mengatakan kenaikan suku bunga tidak akan datang dalam waktu dekat dan menolak pernyataan bahwa bank sentral mungkin mengurangi pembelian obligasi dalam waktu dekat.

Investor juga sedang menunggu musim laporan keuangan yang akan diawali hasil dari JPMorgan, Citigroup dan Wells Fargo pada Jumat waktu setempat.
 

Berita Bursa | Sumber : Wall Street turun, investor cerna stimulus dan data pekerjaan suram

Check Also

Saham Spanyol naik lagi dengan indeks IBEX 35 menguat 1,55 persen

Saham Spanyol berakhir jatuh, indeks IBEX 35 tergelincir 1,12 persen

Madrid (ANTARA) – Saham-saham Spanyol ditutup turun tajam pada akhir perdagangan Jumat (26/2/2021), berbalik melemah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *