Thursday , 26 November 2020
Home / Finansial / Tren uang elektronik berbasis komunitas

Tren uang elektronik berbasis komunitas

Ada lebih dari 100 ribu jaringan komunitas mitra PPOB, penjual pulsa hingga loket pembayaran. Kita menargetkan setidaknya 10 hingga 20 persen pengguna bisa didapatkan dari sanaJakarta (ANTARA) – Uang elektronik saat ini bukan semata gaya hidup, melainkan kebutuhan terutama bagi mereka yang tinggal di kota besar. Dari mulai untuk kebutuhan membayar belanja, tarif tol, beli makanan di restoran, hingga naik transportasi publik.

Uang elektronik sekaligus menjelma menjadi kebutuhan dan solusi di tengah pandemi ketika pembatasan sosial dilakukan lebih ketat di tengah pandemi.

Hal itulah yang mendorong penggunaan transaksi uang elektronik mengalami pertumbuhan yang signifikan saat memasuki era internet of things.

Berdasarkan data dari Bank Indonesia, jumlah uang elektronik di Indonesia pada Januari hingga Oktober 2019 mencapai 292,3 juta unit dengan total transaksi sebesar Rp145,2 triliun.

Jumlah ini mengalami peningkatan drastis dibandingkan pada 2015 yang hanya mencapai 41,9 juta unit dengan transaksi sebesar Rp5,3 triliun.

Terlebih di masa pandemi ini, Bank Indonesia mencatat jumlah transaksi menggunakan uang elektronik atau yang dikenal pula dengan sebutan e-money ini telah mencapai lebih dari 400 juta transaksi dalam satu bulan pada 2020.

Asosiasi Fintech indonesia (AFTECH) menyebut besarnya volume transaksi e-money di Tanah Air selama pandemi tidak hanya dikontribusikan dari aktivitas individu, tetapi juga hampir semua sektor bisnis mulai dari UMKM hingga bisnis menengah dan besar.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo juga sebelumnya sempat mengatakan bahwa pihaknya akan mendorong berbagai sektor usaha, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), agar memanfaatkan uang elektronik termasuk layanan Kode QR untuk mencakup seluruh transaksi dalam usaha mereka.

Uang elektronik memiliki nilai lebih dari berbagai sisi termasuk meningkatkan literasi keuangan di kalangan masyarakat dan memberikan kemudahan serta kepraktisan dalam transaksi keuangan.

Berita Finansial | Sumber : Tren uang elektronik berbasis komunitas

Check Also

Ketua IMF: Stimulus moneter picu risiko pada stabilitas keuangan

Ketua IMF: Stimulus moneter picu risiko pada stabilitas keuangan

stimulus moneter tambahan dapat menimbulkan risiko penting bagi stabilitas keuanganWashington (ANTARA) – Direktur Pelaksana Dana …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *