Monday , 6 July 2020
Home / Finansial / Target penerimaan cukai rokok Jateng semester awal berpotensi meleset

Target penerimaan cukai rokok Jateng semester awal berpotensi meleset

Untuk saat ini, realisasi penerimaan cukai kurang sedikit dari target selama semester pertama 2020.Kudus (ANTARA) – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogayakarta (DIY) memperkirakan realisasi penerimaan cukai rokok selama semester pertama 2020 tidak bisa mencapai target, namun diprediksi lebih dari 90 persen.

“Untuk saat ini, realisasi penerimaan cukai kurang sedikit dari target selama semester pertama 2020,” kata Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Jateng-DIY Padmoyo Tri Wikanto didampingi Kepala KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus Gatot Sugeng Wibowo di sela-sela pemusnahan barang bukti rokok ilegal di halaman KPPBC Kudus, Kamis.

Target yang dibebankan pusat untuk Kanwil DJBC Jateng selama 2020 sebesar Rp38 triliun, sedangkan catatan sebelumnya realisasi penerimaan cukai rokok berkisar Rp16 triliun.

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus sendiri mencatat jumlah produksi rokok sesuai pemesanan pita cukai selama Januari-Mei 2020 cenderung turun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sedangkan dari sisi nilai cukai juga mengalami penurunan, meskipun tidak signifikan.

Misal, bulan Januari 2019 tercatat 3 miliar batang, sedangkan bulan yang sama tahun 2020 haya 1,6 miliar batang, sedangkan bulan Mei 2020 tercatat hanya 23,27 miliar batang atau lebih rendah dibanginkan bulan yang sama tahun 2019 yang mencapai 26,7 miliar batang.

Dampak penurunan produksi rokok juga diamini sejumlah pengusaha rokok di Kudus, sebagai dampak pandemi COVID-19. Akan tetapi, para pengusaha tetap berupaya menghadapinya seperti yang dilakukan PT Nojorono Tobacco Internasional dengan mengeluarkan rokok berbahan rempah yang disesuaikan dengan kondisi sekarang, masyarakatnya membutuhkan banyak rempah untuk melawan virus. 

Berita Finansial | Sumber : Target penerimaan cukai rokok Jateng semester awal berpotensi meleset

Check Also

BNI bidik UMKM milenial sektor pertanian melalui "smart farming"

BNI bidik UMKM milenial sektor pertanian melalui “smart farming”

Kami banyak melakukan pelatihan ‘digital marketing’ bagi teman-teman UMKM agar bisa meningkatkan aktivitas penjualan secara …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *