Wednesday , 23 September 2020
Home / Bisnis / Tanggapi Ahok, Kementerian BUMN: Jangan buru-buru mau super holding

Tanggapi Ahok, Kementerian BUMN: Jangan buru-buru mau super holding

Kita jangan buru-buru mau super holding, itu ide besar memang. Tapi kita lihat dulu apakah ini efektif gak…Jakarta (ANTARA) – Staf Khusus (Stafsus) Menteri BUMN Arya Sinulingga menyampaikan bahwa Kementerian BUMN sedang fokus memperbaiki supply chain atau rantai pasok di Indonesia melalui klasterisasi dan sub-holding sebelum memikirkan ide super holding BUMN.

“Kita jangan buru-buru mau super holding, itu ide besar memang. Tapi kita lihat dulu apakah ini efektif gak, sekarang ini kan masih sendiri-sendiri. Jadi masih jauh pemikiran mengenai super holding,” ujar Arya Sinulingga menanggapi komentar Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) soal super holding, di Jakarta, Rabu.

Menurut Arya, hal yang penting bagi BUMN saat ini adalah memperbaiki rantai pasok dengan membentuk klaster dan subholding BUMN.

 

Berita Bisnis | Sumber : Tanggapi Ahok, Kementerian BUMN: Jangan buru-buru mau super holding

Check Also

Tanam jagung di Sumba Tengah, Mentan pastikan produksi tercukupi

Tanam jagung di Sumba Tengah, Mentan pastikan produksi tercukupi

Kami juga memberikan bantuan sarana produksi, alat pra panen dan pasca panen, serta mendorong para …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *