Thursday , 16 July 2020
Home / Keuangan & Perbankan / Strategi Pemasaran Properti ditengah Pandemi Virus Corona – Property & Bank

Strategi Pemasaran Properti ditengah Pandemi Virus Corona – Property & Bank

Figur  : Pemerintah Indonesia terus mengambil langkah-langkah tegas guna memutus penyebaran virus corona (covid-19) yang mematikan ini. Dalam kurun waktu tiga bulan, sejumlah kebijakan pemerintah telah dikeluarkan, guna mencegah penyebaran covid-19,  diantaranya meminta agar masyarakat melakukan social distance, bekerja dan beraktivitas di rumah (Work From Home), belajar dan beribadah semuanya dilaksanakan di rumah, Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar  (PSPB), hingga himbauan larangan untuk tidak Mudik.

Sejak terdeteksi awal Maret 2020 lalu, Virus Corona di Indonesia, khususnya di Jakarta telah menjangkiti ribuan orang. Adanya pandemi virus corona ini berdampak terganggunya hampir semua industri bisnis dari berbagi sektor kecuali bidang kesehatan dan merubah pola perilaku masyarakat dunia di semua kalangan. Termasuk juga dengan industry property.

Kondisi ini tentunya menjadi tantangan yang sangat berat, pasalnya selain menghadapi pandemi virus corona dihadapkan pula dengan saatnya masuk puasa dan lebaran serta adanya tahun ajaran baru sekolah.
Widodo, seorang Praktisi Branding Property, mengatakan perlu dilakukan perubahan pola strategi pemasaran properti agar dengan kondisi saat ini tetap menjadi peluang yang menguntungkan.
“untuk itu kita perlu memanfaatkan teknologi informasi yang kini telah cukup familiar yang digunakan masyarakat,” ujarnya.

Beberapa langkah strategi pemasaran property ditengah pandemi virus corona, dengan memanfaatkan teknologi infromasi yakni digital marketing. Diantaranya melalui Media Online, Media social, SEO / Ads Google serta SMS / WA blast.
Selain penggunaan media-media tersebut, tambah Widodo, yakni dengan memberikan beberapa gimmick seperti pemberian Diskon dan kemudahan cara bayar serta pemberian hadiah langsung kepada costumer.

Kondisi apapun hunian akan selalu menjadikan kebutuhan utama setiap orang. Saat kondisi pandemi virus corona seperti ini, diharapkan properti juga tidak ikut larut terbawa pengaruh yang kurang baik. Untuk itu perlu dilakukan terobosan – terobosan agar selalu tetap menjadikan kebutuhan terus dicari.

“dengan memanfaatkan teknologi informasi ini, para pemasar property ini, masih dapat melakukan aktivitasnya sebagai sales marketing. Dengan begitu, industry property masih bisa bertahan dan tetap eksis melakukan membukukan penjualan produk propertinya,” tutup Widodo.

Berita Keuangan & Perbankan | Sumber : Strategi Pemasaran Properti ditengah Pandemi Virus Corona – Property & Bank

Check Also

Bank DKI Siapkan Hadiah Mobil Jika Bayar PKB Lewat JakOne Mobile - Property & Bank

Bank DKI Siapkan Hadiah Mobil Jika Bayar PKB Lewat JakOne Mobile – Property & Bank

INFO PERBANKAN – Dalam rangka memperingati hari pajak yang jatuh pada tanggal 14 Juli 2020, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *