Sunday , 29 November 2020
Home / Finansial / Sri Mulyani sebut insentif perpajakan terealisasi Rp30 triliun

Sri Mulyani sebut insentif perpajakan terealisasi Rp30 triliun

Jakarta (ANTARA) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan berbagai insentif perpajakan yang diberikan pemerintah dengan nilai total Rp120,6 triliun hingga kini masih terealisasi sekitar Rp30 triliun atau 24,6 persen.

“Insentif perpajakan yang kita berikan Rp120,6 triliun sampai hari ini jumlah yang digunakan masih terealisir di bawah Rp30 triliun atau 24,6 persen,” katanya dalam acara Spectaxcular di Jakarta, Jumat.

Sri Mulyani mengatakan realisasi tersebut di antaranya berasal dari insentif pajak untuk karyawan yaitu Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh Pasal 21) ditanggung pemerintah sebesar Rp2,18 triliun.

Oleh sebab itu, menurut Sri Mulyani pemberian insentif yang masif di tengah tertekannya penerimaan perpajakan menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi jajaran Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Ia menyatakan hal itu harus dilakukan karena penerimaan pajak telah mengalami kontraksi mencapai lebih dari 17 persen sedangkan belanja terus naik sehingga defisit meningkat menjadi 6,34 persen atau lebih dari Rp1.000 triliun.

Ia pun meminta agar jajaran DJP harus tetap melakukan tugasnya yaitu mengumpulkan penerimaan pajak dan wajib pajak (WP) sekaligus memberikan berbagai insentif agar WP bisa bertahan dan pulih kembali.

“Itu suatu tantangan yang tidak mudah bagi kita semuanya maka saya menganggap bahwa hari hari ini kita semuanya harus terus menerus saling mendukung,” ujarnya.

Berita Finansial | Sumber : Sri Mulyani sebut insentif perpajakan terealisasi Rp30 triliun

Check Also

DPRD setujui APBD Kudus 2021 sebesar Rp1,83 triliun

DPRD setujui APBD Kudus 2021 sebesar Rp1,83 triliun

Belanja daerah sebesar Rp1,83 triliun sehingga terjadi defisit sebesar Rp154,41 miliarKudus (ANTARA) – Dewan Perwakilan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *