Saturday , 31 October 2020
Home / Bursa / Sampoerna: Penjualan rokok anjlok akibat kenaikan cukai dan COVID-19

Sampoerna: Penjualan rokok anjlok akibat kenaikan cukai dan COVID-19

Untuk industri rokok, kenaikan tarif cukai rata-rata 24 persen dan harga jual eceran sebesar 46 persen, yang berlaku pada 2020, serta pandemi COVID-19, menjadi dua faktor utama yang memberikan dampak signifikan pada kinerja industri iniJakarta (ANTARA) – Presiden Direktur PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) Mindaugas Trumpaitis mengatakan kenaikan tarif cukai dan Harga Jual Eceran (HJE) serta pandemi COVID-19 telah membuat penjualan rokok perseroan turun signifikan pada semester I 2020.

“Untuk industri rokok, kenaikan tarif cukai rata-rata 24 persen dan harga jual eceran sebesar 46 persen yang berlaku pada 2020, serta pandemi COVID-19, menjadi dua faktor utama yang memberikan dampak signifikan pada kinerja industri ini yang telah menyebabkan penurunan volume penjualan hingga dua digit,” ujar Mindaugas saat paparan publik secara virtual di Jakarta, Jumat.

Penjualan rokok Sampoerna pada semester I 2020 mencapai 38,4 miliar batang turun 18,47 persen dibanding periode yang sama tahun lalu  sebanyak 47,1 miliar batang. Selain itu volume industri turun sebesar 15 persen.

 

Berita Bursa | Sumber : Sampoerna: Penjualan rokok anjlok akibat kenaikan cukai dan COVID-19

Check Also

Saham China dibuka lebih tinggi menuju kenaikan hari kedua

Saham China menguat lagi, ditopang sektor konsumen dan laba yang kuat

Beijing (ANTARA) – Saham-saham China melawan aksi jual global menjadi berakhir lebih tinggi pada perdagangan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *