Monday , 8 March 2021
Home / Bursa / Saham Asia dekati rekor tertinggi di tengah kekhawatiran naiknya virus

Saham Asia dekati rekor tertinggi di tengah kekhawatiran naiknya virus

Ke depan, ekuitas akan menemukan reaksi yang lebih berarti dari kemajuan atau bukan dari paket stimulus Biden, dan tingkat dovish yang ditunjukkan oleh Federal Reserve (Fed) pada pertemuan FOMC mereka minggu iniSydney (ANTARA) – Saham-saham Asia naik mendekati level tertinggi sepanjang masa hari Senin, karena kekhawatiran atas meningkatnya kasus COVID-19 dan penundaan pasokan vaksin diimbangi optimisme rencana stimulus fiskal senilai 1,9 triliun dolar AS untuk membantu menghidupkan kembali ekonomi AS.

Sentimen di kawasan Asia juga didorong oleh laporan bahwa China telah melampaui Amerika Serikat (AS) untuk menjadi penerima investasi asing langsung (foreign direct investment/FDI) terbesar pada tahun lalu dengan aliran modal masuk mencapai 163 miliar dolar AS.

Pasar berjangka juga menunjukkan awal yang lebih kuat di tempat lain. Indeks berjangka E-mini untuk S&P 500 naik 0,37 persen, indeks berjangka Eurostoxx 50 serta FTSE London masing-masing naik 0,3 persen sementara untuk DAX Jerman naik 0,4 persen.

“Laporan FDI telah mengangkat China dan tetangga dekatnya hari ini, menarik pemulihan ekonomi pasar yang berdekatan secara geografis,” kata Analis Pasar OANDA yang berbasis di Singapura, Jeffery Halley.

“Ke depan, ekuitas akan menemukan reaksi yang lebih berarti dari kemajuan atau bukan dari paket stimulus Biden, dan tingkat dovish yang ditunjukkan oleh Federal Reserve (Fed) pada pertemuan FOMC mereka minggu ini.”

Berita Bursa | Sumber : Saham Asia dekati rekor tertinggi di tengah kekhawatiran naiknya virus

Check Also

IHSG akhir pekan ditutup di zona merah, tertekan ekspektasi ekonomi AS

IHSG akhir pekan ditutup di zona merah, tertekan ekspektasi ekonomi AS

Data terbaru terkait cadangan devisa per akhir Februari 2021 juga tampaknya turut menopang IHSG dari …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *