Wednesday , 21 April 2021
Home / Finansial / Rupiah ditutup merosot, pasar masih waspadai imbal hasil obligasi AS

Rupiah ditutup merosot, pasar masih waspadai imbal hasil obligasi AS

Kekhawatiran pemulihan adalah kontras dengan pernyataan Powell sebelumnya yang akan membiarkan inflasi naik. Kali ini justru membuat yield obligasi menurun…Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu sore ditutup melemah, seiring pelaku pasar yang masih mewaspadai arah imbal hasil (yield) obligasi Amerika Serikat (AS).

Rupiah ditutup melemah 28 poin atau 0,2 persen ke posisi Rp14.425 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.397.

Analis Asia Valbury Futures Lukman Leong di Jakarta, Rabu, mengatakan, pergerakan rupiah hari ini dipengaruhi pernyataan Gubernur Federal Reserve (Fed) Jerome Powell dan Menteri Keuangan (Menkeu) AS Janet Yellen di hadapan US House Committee on Financial Services tadi malam.

“Mix signal yah dari mereka. Kekhawatiran pemulihan adalah kontras dengan pernyataan Powell sebelumnya yang akan membiarkan inflasi naik. Kali ini justru membuat yield obligasi menurun, namun gagal melemahkan dolar AS karena ada faktor risk aversion,” ujar Lukman.

Berita Finansial | Sumber : Rupiah ditutup merosot, pasar masih waspadai imbal hasil obligasi AS

Check Also

Dolar turun terhadap beberapa mata uang, bitcoin naik ke rekor puncak

Dolar jatuh ke terendah satu minggu saat saham capai rekor tertinggi

New York (ANTARA) – Dolar AS merosot ke posisi terendah satu minggu terhadap sekeranjang mata …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *