Wednesday , 4 August 2021
Home / Finansial / Rupiah berpeluang menguat seiring indikasi kebijakan longgar The Fed

Rupiah berpeluang menguat seiring indikasi kebijakan longgar The Fed

Rupiah berpotensi menguat hari ini terhadap dolar AS seiring dengan tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS yang mulai terkoreksi,Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis berpeluang menguat seiring indikasi kebijakan pelonggaran moneter oleh bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed).

Pada pukul 9.37 WIB, rupiah masih melemah 15 poin atau 0,11 persen ke posisi Rp14.035 per dolar AS dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya Rp13.020 per dolar AS.

“Rupiah berpotensi menguat hari ini terhadap dolar AS seiring dengan tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS yang mulai terkoreksi,” kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Kamis.

Ariston memperkirakan rupiah pada hari ini akan bergerak di kisaran Rp13.950 per dolar AS hingga Rp14.050 per dolar AS.

Pada Rabu (18/2) lalu, rupiah ditutup melemah 90 poin atau 0,65 persen ke posisi Rp14.020 per dolar AS dari posisi penutupan hari sebelumnya Rp13.930 per dolar AS.
 

Berita Finansial | Sumber : Rupiah berpeluang menguat seiring indikasi kebijakan longgar The Fed

Check Also

Dolar turun terhadap beberapa mata uang, bitcoin naik ke rekor puncak

Dolar jatuh ke terendah satu minggu saat saham capai rekor tertinggi

New York (ANTARA) – Dolar AS merosot ke posisi terendah satu minggu terhadap sekeranjang mata …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *