Wednesday , 21 April 2021
Home / Finansial / Rupiah awal pekan diprediksi merosot, tertekan imbal hasil obligasi AS

Rupiah awal pekan diprediksi merosot, tertekan imbal hasil obligasi AS

Tingginya yield US Treasury kemungkinan juga akan mengundang arus modal masuk ke AS dan memperkuat dol​​ar ASJakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan diprediksi akan tertekan oleh naiknya imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS).

Pada pukul 10.40 WIB rupiah melemah 60 poin atau 0,42 persen ke posisi Rp14.360 per dolar AS dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.300 per dolar AS.

Analis Samuel Sekuritas Ahmad Mikail dalam kajiannya di Jakarta, Senin, mengatakan, kenaikan indeks dolar dan imbal hasil (yield) obligasi AS kemungkinan akan mendorong pelemahan rupiah di tengah minimnya sentimen positif dari dalam negeri.

Berita Finansial | Sumber : Rupiah awal pekan diprediksi merosot, tertekan imbal hasil obligasi AS

Check Also

Dolar turun terhadap beberapa mata uang, bitcoin naik ke rekor puncak

Dolar jatuh ke terendah satu minggu saat saham capai rekor tertinggi

New York (ANTARA) – Dolar AS merosot ke posisi terendah satu minggu terhadap sekeranjang mata …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *