Saturday , 28 November 2020
Home / Ekonomi / Popularitas jamu semakin meningkat di tengah pandemi

Popularitas jamu semakin meningkat di tengah pandemi

Kediri (ANTARA) – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkapkan bahwa saat ini popularitas jamu semakin meningkat sebagai upaya meningkatkan daya tahan tubuh di tengah pandemi COVID-19.

Kepala Badan POM RI Penny Kusumastuti Lukito  saat berada di Kediri, Jatim, Jumat mengungkapkan bahwa pihaknya telah pembinaan kepada usaha mikro kecil menengah (UMKM) obat tradisional (OT). Hal itu menyusul dengan popularitas jamu yang semakin meningkat di tengah pandemi COVID-19.

Ia mengatakan, masyarakat semakin sadar untuk memelihara daya tahan tubuh dengan mengonsumsi jamu. Di Indonesia, sebagian besar produsen jamu adalah UMKM.

“Tak diragukan lagi, sektor UKM merupakan salah satu penopang utama perekonomian nasional. Menurut data Kementerian Koperasi dan UKM, saat ini ada sekitar 63 juta UMKM, atau sekitar 99,9 persen dari total pelaku usaha di Indonesia. UMKM menyerap 97 persen tenaga kerja nasional. Bahkan pada tahun 2018 UMKM berkontribusi 61,07 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Dengan demikian sudah sangat jelas betapa signifikan peran UMKM dalam perekonomian Indonesia,” kata Penny saat kunjungan kerja di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Jumat.

Pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap keberadaan UMKM antara lain diwujudkan dengan memberikan insentif kemudahan melalui berbagai upaya percepatan, penyederhanaan, dan pendampingan intensif kepada UMKM melalui bimbingan teknis dan desk yang bersifat pro-aktif dalam rangka sertifikasi cara pembuatan yang baik.

Berita Ekonomi | Sumber : Popularitas jamu semakin meningkat di tengah pandemi

Check Also

Raih proyek internasional, kiprah WIKA di dunia meningkat

Raih proyek internasional, kiprah WIKA di dunia meningkat

Jakarta (ANTARA) – Kiprah PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. atau WIKA di tingkat global semakin diakui …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *