Friday , 26 February 2021
Home / Ekonomi / Pertamina proyeksikan impor LPG 2021 capai 7,2 juta metrik ton

Pertamina proyeksikan impor LPG 2021 capai 7,2 juta metrik ton

Tahun ini kita meningkat kuotanya menjadi 7,5 juta metrik tonJakarta (ANTARA) – PT Pertamina (Persero) memproyeksikan impor Liquified Petroleum Gas (LPG) pada 2021 mencapai 7,2 juta metrik ton (MT), meningkat dibandingkan realisasi tahun sebelumnya 6,2 juta MT.

Peningkatan impor LPG itu dalam rangka memenuhi permintaan baik subsidi maupun nonsubsidi yang mengalami kenaikan.

“Impor itu kita hitung dari berapa jumlah produksi dari kilang dalam negeri. Sehingga rencananya tahun 2021, impor LPG 7,2 juta metrik ton,” ujar Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama komisi VII DPR RI di Jakarta, Selasa.

Ia mengemukakan produksi LPG dalam negeri berkisar 995 ribu metrik ton dari kilang domestik dan 1 juta metrik ton dari kilang Pertamina.

Kendati demikian, ia menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berupaya untuk memangkas impor dengan meningkatkan produksi dalam negeri.

Dalam kesempatan itu, Nicke juga menyampaikan untuk konsumsi LPG dalam negeri mengalami kenaikan dari semula 7,14 juta metrik ton menjadi 7,5 juta metrik ton pada 2021.

“Tahun ini kita meningkat kuotanya menjadi 7,5 juta metrik ton,” ucapnya.

Direktur Pertamina Trading dan Komersialisasi Mas’ud Khamid mengatakan LPG subidi terus mengalami peningkatan seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan juga target penerima PSO.

“Jadi tiap tahun ada pertumbuhan 4,5 sampai 5 persen,” ucapnya.

Sedangkan untuk penjualan LPG non-PSO, lanjut dia, Pertamina menargetkan dapat menjual sebesar 1,6 juta metrik ton.

Ia berharap masyarakat bisa beralih dari penggunaan LPG subdsidi ke LPG nonsubsidi agar bisa meringankan beban subsidi APBN.

Sementara itu, Direktur Keuangan Pertamina Emma Sri Martini memproyeksikan perseroan akan memperoleh laba sekitar 1 miliar dolar AS atau Rp14 triliun per Desember 2020.

“Jadi di posisi semester I-2020 kita rugi Rp 11 triliun, pada Desember 2020 hitungan in house closing unaudited posisinya sudah membukukan laba 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp14 triliun,” katanya.

Berita Ekonomi | Sumber : Pertamina proyeksikan impor LPG 2021 capai 7,2 juta metrik ton

Check Also

Bank Sulselbar menggandeng agen lakupandai perkuat keuangan digital

Bank Sulselbar menggandeng agen lakupandai perkuat keuangan digital

Masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan keuangan digitalMakassar (ANTARA) – Dirut Bank Sulselbar Amri Mauraga …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *