Thursday , 28 January 2021
Home / Keuangan & Perbankan / Pengamat Menilai Emiten Properti dan Konstruksi Paling Menarik Di 2021 – Property & Bank

Pengamat Menilai Emiten Properti dan Konstruksi Paling Menarik Di 2021 – Property & Bank

EKONOMI– Sejumlah pengamat pasar modal menilai kondisi Indonesia di 2021 akan lebih baik di beberapa sektor,  mulai dari properti hingga konstruksi, bahkan diprediksi meningkat tahun depan meski masih di tengah pandemi,
Dilansir dari Program Market Review IDX Channel, Selasa (01/12/2020), CEO Sucor Sekuritas Bernadus Wijaya menyampaikan, sejak kasus Covid-19 menyeruak pada Maret, sektor Perbankan dan Mining, cenderung melakukan kenaikan. Beberapa perusahaan dan emiten juga telah melampaui nilai dari awal tahun.

“Sektor properti yang terdiri dari properti dan konstruksi memiliki optimisme yang masih ada. Terlihat dari beli masyarakat dengan didukungnya suku bunga yang menurun,” ujar Wijaya. Ditambahkannya, sektor properti dan konstruksi dalam jangka menengah dan seterusnya, bakal menjadi sektor yang cukup menarik. Namun, dalam jangka pendek, yang terlihat pada Desember tahun ini perlu diperhatikan. Sebab, dapat terjadi eskalasi penurunan tajam, karena sektor ini lumayan meningkat dalam dua bulan terakhir.
Sementara itu, Wijaya juga melihat sisi kinerja lain seperti sektor perbankan, batu bara, consumer goods yang menalami penurunan di tengah pandemi, namun masih terdapat potensi pertumbuhan di 2021. “Sektor ini terus dilirik para investor karena menguntungkan untuk dilihat dalam jangka ke depan, meski demikian kinerja mereka rawan koreksi,” imbuhnya.

Dalam waktu 6 sampai 9 bulan ke depan, lanjut Wijaya, khusus sektor perbankan dan konstruksi terbilang rawan akhir tahun ini, lantaran harga saham yang mudah terkoreksi dan belum didukung fundamental. “Sebelum Covid-19, sektor itu masih cenderung ramping kenaikannya. Mengalami kenaikan akhir tahun ini hanya karena didukung investor yang melihat sektor tersebut bisa pulih namun tetap rawan koreksi,” pungkasnya.
Sekedar ilustrasi, Bursa mencatat beberapa perusahaan memang tercatat akan melakukan IPO. Sejumlah emiten infrastruktur dan konstruksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), kini tengah mempersiapkan IPO anak usahanya. Diantaranya Emiten infrastruktur yakni  PT Jasa Marga Tbk (JSMR) yang berencana melakukan IPO anak usahanya, yakni PT Jasa Marga Related Business (JMRB).
JMRB memiliki bisnis yang prospektif di bidang pengembangan kawasan di sekitar jalan tol dan usaha lainnya. Sehingga dengan melakukan IPO, JMRB bisa memiliki pendanaan yang cukup untuk mendukung hal tersebut. Selain Jasa Marga, emiten infrastruktur lain yang akan melakukan IPO untuk anak usaha adalah PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).

Rencana ini sebelumnya akan dilakukan tahun ini, namun perusahaan masih menunggu kelanjutan rencana Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang akan membentuk holding perhotelan. Kemudian, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) juga akan melakukan IPO anak usaha, PT Adhi Commuter Properti (ACP) pada Juni tahun depan. Adapun target dana dari IPO tersebut adalah Rp 1,5 triliun.
Terakhir, emiten konstruksi BUMN yang akan melakukan IPO anak usaha adalah PT Waskita Karya Tbk (WSKT). Waskita Karya memiliki empat anak usaha yang dimiliki secara langsung, yaitu PT Waskita Toll Road (WTR), PT Waskita Karya Realty (WKR), dan PT Waskita Karya Infrastruktur (WKI). Sebelumnya, anak usaha Waskita Karya yang lain, yakni PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) sudah melakukan IPO terlebih dahulu. (Artha Tidar)

Berita Keuangan & Perbankan | Sumber : Pengamat Menilai Emiten Properti dan Konstruksi Paling Menarik Di 2021 – Property & Bank

Check Also

Metland Puri Pasarkan  Cluster Oxalis  Harga Mulai 900 jutaan - Property & Bank

Metland Puri Pasarkan Cluster Oxalis Harga Mulai 900 jutaan – Property & Bank

Properti : Setelah sukses dengan Cluster Clematis yang terjual habis dalam kurun waktu satu bulan, Metland …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *