Sunday , 20 September 2020
Home / Bisnis / Pemerintah perluas target penerima KUR percepat pemulihan ekonomi

Pemerintah perluas target penerima KUR percepat pemulihan ekonomi

Bentuk dukungan pemerintah antara lain berupa tambahan subsidi bunga, penundaan angsuran pokok, kredit modal kerja berbunga murah, penjaminan kredit dan insentif pajak.Jakarta (ANTARA) – Pemerintah memperluas target penerima kredit usaha rakyat (KUR) bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional, salah satunya kepada organisasi keagamaan seperti Pemuda Muhammadiyah.

“Bentuk dukungan pemerintah antara lain berupa tambahan subsidi bunga, penundaan angsuran pokok, kredit modal kerja berbunga murah, penjaminan kredit dan insentif pajak,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu.

Menko Airlangga menyebut penanganan dampak pandemi tak bisa dari segi kesehatan saja, namun harus beriringan dengan ekonomi.

Dari jumlah tersebut, KUR BRI Syariah untuk Kios WargaMU diberikan kepada tiga debitur dengan total sebesar Rp140 juta.

Bersamaan dengan itu, ada beberapa Kios WargaMU yang juga diluncurkan di beberapa lokasi di Yogyakarta.

Secara keseluruhan, realisasi penyaluran KUR dari Agustus 2015 sampai 30 Juni 2020 telah mencapai Rp550,24 triliun dengan baki debet sebesar Rp161,74 triliun yang diberikan kepada 20,9 juta debitur.

Tingkat rasio kredit macet (NPL) KUR sampai 30 Juni 2020 tercatat masih di posisi terjaga yaitu sebesar 1,18 persen.

Sementara itu, penyaluran KUR selama Januari 2020 sampai 30 Juni 2020 sudah mencapai Rp76,2 triliun kepada 2,2 juta debitur atau sudah 40,1 persen dari target 2020 sebesar Rp190 triliun.

Berita Bisnis | Sumber : Pemerintah perluas target penerima KUR percepat pemulihan ekonomi

Check Also

Kemenparekraf dorong destinasi di NTB kedepankan standar CHSE

Kemenparekraf dorong destinasi di NTB kedepankan standar CHSE

Lombok Barat, NTB (ANTARA) – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendorong seluruh industri pariwisata …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *