Friday , 27 November 2020
Home / Bisnis / Pembangunan Jembatan Teluk Kendari gunakan material lokal 90 persen

Pembangunan Jembatan Teluk Kendari gunakan material lokal 90 persen

Jakarta (ANTARA) – PT PP (Persero) Tbk, BUMN konstruksi dan investasi nasional, bersama dengan PT Nindya Karya (Persero) yang tergabung dalam konsorsium mengemukakan pembangunan Jembatan Teluk Kendari, Sulawesi Tenggara, menggunakan material lokal 90 persen.

“Pembangunan jembatan 90 persen menggunakan material lokal, kecuali cable bearing dan expansion joint,” kata Direktur PT PP Novel Arsyad dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Proyek pembangunan jembatan tersebut diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang ditandai secara simbolis dengan prosesi penekanan tombol dan penandatanganan prasasti di lokasi pada Kamis (22/10/2020).

Selanjutnya, dengan adanya jembatan tersebut dapat memangkas waktu tempuh sekitar 30 menit menjadi 3 hingga 5 menit dari Kota Lama menuju Kecamatan Poasia.

Selain mendukung konektivitas dan aksesbilitas, kehadiran jembatan tersebut juga mendukung pengembangan Kawasan Industri Kendari New Port serta dapat menunjang percepatan wisata bahari sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi sekitar dan menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Dikatakan, Perseroan bangga dapat terus dipercaya oleh Kementerian PUPR untuk membangun Jembatan Teluk Kendari dan menyelesaikan pembangunan tersebut tepat waktu.

“Perseroan berharap dapat terus berpartisipasi dan diberikan kepercayaan oleh Pemerintah untuk mengerjakan proyek-proyek infrastruktur di seluruh penjuru Indonesia,” kata Novel.

Berita Bisnis | Sumber : Pembangunan Jembatan Teluk Kendari gunakan material lokal 90 persen

Check Also

Indonesia Ecofest 2020 gairahkan ekowisata pascapandemi

Indonesia Ecofest 2020 gairahkan ekowisata pascapandemi

Indonesia memiliki berjuta potensi ekowisata yang patut diketahui masyarakat. Melalui Indonesia Ecofest 2020, kami berharap …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *