Wednesday , 20 January 2021
Home / Ekonomi / Normal baru, KKP bakal batasi jumlah wisatawan ke Pulau Lusi

Normal baru, KKP bakal batasi jumlah wisatawan ke Pulau Lusi

Jika kembali dibuka, KKP akan membatasi jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pulau Lusi dan akan memberlakukan protokol kesehatan yang ketatJakarta (ANTARA) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan terus mendorong penerapan protokol kesehatan yang ketat pada masa normal baru, termasuk membatasi jumlah wisatawan ke Pulau Lusi, Sidoarjo, Jawa Timur, yang dikelola salah satu balai di bawah KKP.

“Jika kembali dibuka, KKP akan membatasi jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pulau Lusi dan akan memberlakukan protokol kesehatan yang ketat,” kata Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut KKP Aryo Hanggono di Jakarta, Selasa.

Kawasan ekowisata Pulau Lusi Sidoarjo dikelola oleh Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar.

Aryo menjelaskan, berdasarkan Peraturan Bupati Sidoarjo Nomor 44 Tahun 2020, kawasan-kawasan pariwisata alam di Kabupaten Sidoarjo akan dibuka secara bertahap untuk memulai aktivitas wisata berbasis ekosistem dan konservasi dengan tingkat risiko COVID-19 yang paling ringan.

Kawasan pariwisata alam tersebut terdiri dari kawasan wisata bahari, kawasan konservasi perairan, kawasan wisata petualangan, Taman Nasional, Taman Wisata Alam, Taman Hutan Raya, Suaka Margasatwa, geopark, pariwisata alam non-kawasan konservasi antara lain kebun raya, kebun binatang, Taman Safari, desa wisata, dan kawasan wisata alam yang dikelola oleh masyarakat.

“Kawasan pariwisata alam tersebut dapat dibuka secara bertahap sampai dengan batasan pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas normal,” ucapnya.

 

Berita Ekonomi | Sumber : Normal baru, KKP bakal batasi jumlah wisatawan ke Pulau Lusi

Check Also

Pengamat: Paradigma bangsa harus utamakan sektor kelautan

Pengamat: Paradigma bangsa harus utamakan sektor kelautan

Jakarta (ANTARA) – Pengamat perikanan dan Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan Abdul Halim …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *