Saturday , 11 July 2020
Home / Properti / Miliki Banyak Keunikan, Batam Akan Jadi Tujuan Baru Investasi Pasca Pandemi – Property & Bank

Miliki Banyak Keunikan, Batam Akan Jadi Tujuan Baru Investasi Pasca Pandemi – Property & Bank

PROPERTI – Secara geografis, Batam masuk di provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang letaknya bersebelahan dengan Singapura. Di kawasan ini jarang terjadi gempa bumi karena tidak ada pertemuan lempeng bumi di sana. Ancaman gempa bumi besar pun minim, karena 96 persen wilayahnya berupa lautan dan sisanya daratan.
Bahkan, meski dilanda Virus Corona, Batam dinilai menjadi salah satu lokasi yang aman berinvestasi properti, terutama hunian mewah. Minat beli hunian mewah di Batam tetap tinggi. Saat ini, hunian mewah di Batam pun masih dibanderol dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan di kota besar lain seperti Jakarta.

Dalam diskusi bernas yang dipandu Pemimpin Redaksi Majalah Property&Bank sekaligus Ketua LSP AREA INDONESIA, Ir. Indra Utama, tema soal ini dikupas dalam webinar Ngopi Bareng Jurnalis dengan tema Batam, Pintu Gerbang dan Tujuan Baru Investasi Pasca Pandemi, pada Rabu (24/06/2020). Indra ditemani Redaktur pelaksana, M. Ridaf Sukri.
Ketua DPD Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Kepulauan Riau Ruslan Weng yang hadir sebagai pembicara mengaku meski mengalami penurunan pada Februari 2020 karena pandemi corona, minat beli hunian mewah di Batam tetap tinggi. “Proyek sejumlah pengembang yang berada di lokasi golf saja, bisa tetap terjual habis. Ini karena di Batam selain bisa menyerap konsumen lokal, tapi juga konsumen dari Singapura dan Malaysia,” katanya).

Selain lokasi yang premium, strategis dan dekat dengan negara Singapura, juga karena alasan wisata kulinernya yang lengkap. “Saya juga kaget karena ada konsumen yang bilang beli hunian di Batam yang bagus, untuk masa pensiun, karena kulinernya lengkap. Di Batam itu umumnya pendatang, jadi makanan dari mana saja ada. Belum lagi ke mana-mana dekat, ini banyak jadi pilihan untuk hunian pensiunan,” jelasnya.
Kedekatan dengan Singapura juga menjadi faktor utama yang membuat masyarakat yang ekonominya menengah ke atas berminat ingin tinggal di Batam. Hal ini karena fasilitas kesehatan di Singapura lebih lengkap. Saat ada yang tak bisa diselesaikan di dalam negeri, mereka cukup menempuh setengah jam perjalanan sampai ke Singapura.

Adapun, biaya hidup yang jauh lebih murah dibandingkan dengan tinggal di Singapura juga menjadi faktor penentu. “Para konsumen cenderung ingin tinggal di Singapura, tapi biaya hidup selisihnya dengan Batam jauh. Dengan hadirnya hunian mewah di Batam, bisa membawa orang menengah ke atas, bisa pensiun di Batam,” ungkapnya.
Saat ini, hunian mewah di Batam pun masih dibanderol dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan di kota besar lain seperti Jakarta. Di Batam, hunian dua lantai dengan luasan 115 meter persegi hingga 218 meter persegi masih dihargai mulai dari Rp1,9 miliar.

Selain dijadikan hunian masa pensiun, pembeli hunian juga bisa mendapatkan keuntungan dengan menyewakan huniannya kepada para ekspatriat atau wisatawan dengan kisaran harga Rp5 juta–Rp10 juta per bulan, tergantung pada fasilitas yang disediakan.
Ruslan juga menyebut tren terkini banyak pemilik hunian di Batam, bekerja sama dengan AirBnb atau operator akomodasi lainnya untuk menyewakan rumahnya secara harian dengan harga sekitar Rp1 juta per malam. “Tinggal dikasih full furnish sederhana, ditambah gas, atau snack, itu sangat lumayan omzetnya per bulan,” pungkasnya. (Artha Tidar)

Berita Properti | Sumber : Miliki Banyak Keunikan, Batam Akan Jadi Tujuan Baru Investasi Pasca Pandemi – Property & Bank

Check Also

Nelayan Di Kabupaten Padang Pariaman Dapat Bantuan Rumah Khusus - Property & Bank

Untuk Perumahan, Pemerintah Anggarkan Dana Sebesar Rp 7,48 Triliun – Property & Bank

PERUMAHAN – Kementerian pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan pagu indikatif sebesar Rp 7,48 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *