Sunday , 28 February 2021
Home / Bisnis / Menteri PUPR: SPAM Jatiluhur bukti infrastruktur tidak harus dari APBN

Menteri PUPR: SPAM Jatiluhur bukti infrastruktur tidak harus dari APBN

Jakarta (ANTARA) – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan penandatanganan perjanjian Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Jatiluhur I membuktikan pembangunan infrastruktur tidak harus selalu dibiayai oleh APBN.

“Ini membuktikan bahwa pembangunan infrastruktur tidak melulu dibiayai oleh APBN baik itu rupiah murni ataupun pinjaman,” ujar Menteri Basuki dalam acara penandatanganan perjanjian kerjasama SPAM Regional Jatiluhur I di Jakarta, Jumat.

Menteri PUPR berharap melalui skema KPBU , akan banyak sekali pihak yang mengawasi proyek SPAM tersebut sehingga mudah-mudahan tata kelolanya menjadi lebih baik.

Di samping itu keterlibatan stakeholder yang banyak dan beragam dalam proyek ini tentunya membutuhkan kerjasama yang kuat.

SPAM Regional Jatiluhur I akan mengambil sumber air baku dari Waduk Jatiluhur sekitar 5.000 liter per detik.

SPAM ini memiliki kapabilitas 4.750 liter per untuk menyuplai air bersih bagi kawasan Jakarta dan sekitarnya.

Proyek KPBU SPAM Regional Jatiluhur I ini dimenangkan oleh konsorsium PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk. – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. – PT Tirta Gemah Ripah.

Konsorsium ini kemudian membentuk Badan usaha pelaksana yakni PT Wika Tirta Jaya Utama (Persero) Tbk.

Berita Bisnis | Sumber : Menteri PUPR: SPAM Jatiluhur bukti infrastruktur tidak harus dari APBN

Check Also

G20 janji pertahankan stimulus untuk percepat pulihkan ekonomi

G20 janji pertahankan stimulus untuk percepat pulihkan ekonomi

Brussels (ANTARA) – Para pemimpin keuangan dunia pada Jumat (26/2/2021) sepakat untuk mempertahankan kebijakan ekspansif …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *