Tuesday , 20 April 2021
Home / Ekonomi / Menteri PUPR berharap flyover Purwosari urai kemacetan di Kota Solo

Menteri PUPR berharap flyover Purwosari urai kemacetan di Kota Solo

Flyover Purwosari dibangun untuk mengatasi masalah kemacetan yang kerap terjadi pada jam sibuk di Jalan Slamet Riyadi yang dilalui arus lalu lintas dari arah Kartosuro (Yogyakarta/Semarang) menuju pusat Kota Solo.Jakarta (ANTARA) – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono berharap jalan layang atau flyover Purwosari dapat mengurai kemacetan di perlintasan kereta Kota Solo, Jawa Tengah.

“Flyover Purwosari dibangun untuk mengatasi masalah kemacetan yang kerap terjadi pada jam sibuk di Jalan Slamet Riyadi yang dilalui arus lalu lintas dari arah Kartosuro (Yogyakarta/Semarang) menuju pusat Kota Solo,” ujar Menteri Basuki dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.

Sementara itu Dirjen Bina Marga Hedy Rahadian mengatakan Flyover Purwosari ini dibangun dengan menggunakan Teknologi Corrugated Mortar Busa yang mengombinasikan dua bahan untuk struktur bangunan atas jembatan yaitu baja struktur bergelombang dengan material ringan Mortar Busa.

“Selain dinilai lebih menghemat biaya, keunggulan Mortar Busa juga lebih efisien, cepat dan murah”, kata Hedy.

Dengan adanya pandemi COVID-19, alokasi anggaran pada TA 2020 berkurang 30 persen dan dialihkan pada TA 2021.

Paket pembangunan Flyover Purwosari mendapatkan tambahan untuk pekerjaan beautifikasi senilai Rp9,52 miliar yang diusulkan oleh Walikota Solo dan telah mendapatkan persetujuan dari Dirjen Bina Marga, Kementerian PUPR.

Berita Ekonomi | Sumber : Menteri PUPR berharap flyover Purwosari urai kemacetan di Kota Solo

Check Also

Saham Spanyol "menghijau", indeks IBEX 35 terdongkrak 1,16 persen

Saham Spanyol berakhir negatif, indeks IBEX 35 terkikis 0,07 persen

Madrid (ANTARA) – Saham-saham Spanyol berakhir di zona negatif pada perdagangan Senin (29/3/2021), berbalik melemah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *