Monday , 18 January 2021
Home / Bisnis / Menguji efektivitas sistem perbankan genjot UMKM di kala pandemi

Menguji efektivitas sistem perbankan genjot UMKM di kala pandemi

Jakarta (ANTARA) – Menguji efektivitas sistem perbankan genjot UMKM di kala pandemi COVID-19 yang merebak dalam setahun terakhir dan telah memporakporandakan semua aspek kehidupan.

Di bidang ekonomi, sederet sektor usaha terpuruk cukup dalam. Sebagian tetap bertahan, namun banyak juga usaha yang meningkat pesat seiring tingginya permintaan publik seperti sektor farmasi, teknologi informasi, komoditi pertanian.

Dari sisi skala usaha, kelompok usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menjadi salah satu fokus pemerintah agar mampu bertahan bahkan bisa bangkit di tengah badai pandemi. Pentingnya penyelamatan UMKM sejalan dengan besarnya kontribusi sektor ini terhadap perekonomian nasional.

Berdasarkan data pada tahun 2019 sektor UMKM memberikan kontribusi 60,34 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional, atau atau Rp694 triliun. Sektor yang memiliki jumlah 64,2 juta unit usaha UMKM ini juga mampu menyerap sekitar 116 juta tenaga kerja atau sekitar 97,02 persen dari total angkatan kerja nasional.

Faktanya saat ini, pandemi telah mengakibatkan terganggunya stabilitas ekonomi nasional dan daerah, yaitu melambatnya roda perputaran ekonomi masyarakat, menurunnya pendapatan dan daya beli masyarakat. Selain itu, meningkatnya harga barang kebutuhan pokok, banyaknya pekerja UKM atau karyawan swasta yang dirumahkan atau mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) dan rendahnya transaksi jual beli di berbagai sektor.

Berita Bisnis | Sumber : Menguji efektivitas sistem perbankan genjot UMKM di kala pandemi

Check Also

Rel terendam air, perjalanan KA rute Semarang - Solo dialihkan

Rel terendam air, perjalanan KA rute Semarang – Solo dialihkan

kondisi rel terendam air dinyatakan untuk sementara tidak bisa dilalui keretaSemarang (ANTARA) – Perjalanan sejumlah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *