Monday , 19 April 2021
Home / Bursa / Komentar Powell mengecewakan, saham AS jatuh, Nasdaq anjlok 274 poin

Komentar Powell mengecewakan, saham AS jatuh, Nasdaq anjlok 274 poin

New York (ANTARA) – Wall Street melemah tajam pada penutupan perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), mengirim Nasdaq terpuruk hampir 10 persen dari rekor tertinggi Februari, setelah pernyataan Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengecewakan investor yang khawatir tentang kenaikan imbal hasil obligasi AS jangka panjang.

Indeks Dow Jones Industrial Average terpangkas 345,95 poin atau 1,11 persen, menjadi berakhir di 30.924,14 poin. Indeks S&P 500 kehilangan 51,25 poin atau 1,34 persen, menjadi menetap di 3.768,47 poin. Indeks Komposit Nasdaq anjlok 274,28 poin atau 2,11 persen, menjadi ditutup di 12.723,47 poin.

Nasdaq menghapus semua kenaikan tahun ini dan berakhir anjlok 9,7 persen dari rekor penutupan tertinggi pada 12 Februari, mengonfirmasi bahwa Nasdaq dalam koreksi. Dengan penurunan Kamis (4/3/2021), Nasdaq yang sarat saham teknologi membukukan kerugian 1,3 persen untuk pengembalian sejauh tahun ini.

Sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir dengan di wilayah negatif, dengan sektor teknologi turun tajam 2,26 persen, memimpin kerugian. Sementara itu, sektor energi terangkat 2,47 persen, merupakan kelompok dengan kinerja terbaik.

Laporan penggajian bulanan yang penting diharapkan akan dirilis Jumat waktu setempat.

Wall Street berada di bawah tekanan dalam beberapa sesi terakhir karena lonjakan imbal hasil obligasi AS merusak valuasi saham teknologi tinggi yang diuntungkan saat pandami. Sementara itu, saham-saham yang diperkirakan akan berkembang karena ekonomi dibuka kembali berkinerja lebih baik karena ekspektasi putaran baru bantuan fiskal dan vaksinasi.

Apple Inc, Tesla Inc dan PayPal Holdings Inc termasuk di antara yang mencatat penurunan terbesar pada S&P 500. Tesla turun hampir 5,0 persen.

Saham-saham teknologi sangat sensitif terhadap kenaikan imbal hasil karena nilainya sangat bergantung pada laba masa depan, yang didiskon lebih dalam saat pengembalian obligasi naik.

“Valuasi berada di ujung atas rentang bersejarah, jadi Anda melihat penjualan, terutama di area-area valuasi yang lebih tinggi seperti Nasdaq dan saham teknologi lainnya,” kata Tim Ghriskey, kepala strategi investasi di Inverness Counsel di New York.

Berita Bursa | Sumber : Komentar Powell mengecewakan, saham AS jatuh, Nasdaq anjlok 274 poin

Check Also

IHSG ditutup di zona hijau, ditopang akan disahkannya RUU Cipta Kerja

IHSG Rabu ditutup naik, di tengah aksi jual investor asing

…dari sentimen domestik, data PMI dan inflasi menunjukkan hasil yang optimal. Hal ini mencerminkan masyarakat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *