Wednesday , 20 October 2021
Home / Bisnis / KLARIFIKASI KEGIATAN OPERASIONAL DI MASA PPKM DARURAT JAWA – BALI

KLARIFIKASI KEGIATAN OPERASIONAL DI MASA PPKM DARURAT JAWA – BALI

JAKARTA – Sehubungan dengan sidak yang dilakukan jajaran Pemerintah DKI Jakarta pada Selasa (6/7/2021) terhadap
kantor kami yang masih melakukan kegiatan WFO, dengan ini kami bermaksud menyampaikan klarifikasi
atas kejadian tersebut sebagai berikut:

Kami mengapresiasi tindakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan atas atensi dan upaya penegakan
aturan PPKM dalam rangka pemutusan penyebaran rantai COVID-19.

Kami, PT Loan Market Indo, mengucapkan permintaan maaf sebesar-sebesarnya atas kejadian
tersebut,yang mana terdapat beberapa karyawan kami yang masuk kerja pada masa PPKM Darurat. Kami
tidak bermaksud untuk dengan sengaja melanggar peraturan PPKM Darurat Jawa – Bali, karena dalam
pemahaman kami, PT Loan Market Indo tercatat di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor S277/MS.72/2019, pada tanggal 25 Oktober 2019, yang bergerak dalam Inovasi Keuangan Digital pada
sektor jasa keuangan (POJK No. 13 Tahun 2018) sehingga dalam pengertian kami, PT Loan Market Indo
termasuk kategori yang dapat tetap beroperasi secara terbatas dengan menerapkan protokol
kesehatan sesuai dengan siaran pers OJK dengan nomor SP 26/DHMS/OJK/VII/2021 tertanggal 1 Juli
2021.

Seperti diketahui, PT. Loan Market Indo merupakan perusahaan yang berafiliasi dan berkantor ditempat
yang sama dengan Ray White Indonesia, yang berlokasi di Gedung Perkantoran Sahid Sudirman lantai
43.

Kami sebenarnya telah menerapkan kebijakan work from home (WFH), mengikuti aturan pemerintah
sesuai Instruksi Mendagri No. 15 Tahun 2021 Perihal Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat
Darurat Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali dan Keputusan Gubernur Daerah Khusus
Ibukota Jakarta Nomor 875 Tahun 2021 Perihal Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat
Darurat CoronaVirus Disease 2019 yang diterbitkan tanggal 2 Juli 2021. Kantor kami telah kami tutup
sejak kami mendapatkan pemberitahuan dari pihak gedung Sahid Sudirman Center, bahwa lantai 43
akan dilakukan penutupan pada hari Jumat (2/7/2021) – Minggu (4/7/2021) terkait adanya karyawan
dari kantor perusahaan lain yang berada di satu lantai dengan kami yang terpapar COVID-19. Oleh
karena itu, pada saat diberlakukan PPKM Darurat pada tanggal 3 Juli 2021, karyawan kami belum sempat
mempersiapkan diri untuk membawa dokumen yang diperlukan untuk WFH. Maka untuk karyawan yang
bertanggung jawab terhadap administrasi keuangan, baru dapat dilakukan pada hari Selasa (6/7) untuk
persiapan WFH sekaligus menyelesaikan kewajiban pembayaran terhadap pihak ketiga dengan tetap
mengikuti protokol kesehatan dan tidak lebih dari 50% dari total 30 orang karyawan. Penyelesaian
kewajiban terhadap pihak ketiga tersebut adalah juga untuk menghindari tuntutan dari pihak ketiga dan kami juga memahami bahwa kondisi ini adalah kondisi yang sulit bagi semua pihak, sehingga kami
tetap berusaha menepati kewajiban kami.

Kami akan bertanggung jawab dan mendukung sepenuhnya kebijakan pemerintah untuk memutus rantai
penularan COVID-19 melalui PPKM Darurat karena kesehatan dan keselamatan masyarakat, terutama
karyawan kami menjadi prioritas utama kami. Walaupun kami bekerja dari rumah, kami tetap melayani
nasabah dengan sepenuh hati untuk mendapatkan solusi finansial yang terbaik.

Check Also

Bulog pastikan stok beras nasional aman capai 1 juta ton

Bulog pastikan stok beras nasional aman capai 1 juta ton

per hari ini stok beras Bulog sudah tembus satu juta tonJakarta (ANTARA) – Direktur Utama …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *