Wednesday , 23 September 2020
Home / Bisnis / KKP apresiasi Pemda Kabupaten Sleman dan Kulon Progo

KKP apresiasi Pemda Kabupaten Sleman dan Kulon Progo

Kami sampaikan apresiasi kepada Kabupaten Sleman dan Kulon Progo. Dua kabupaten ini merupakan kabupaten pertama di Indonesia yang sudah menyelesaikan persoalan asetnya antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.Jakarta (ANTARA) – Kementerian Kelautan dan Perikanan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman dan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang telah melakukan serah terima naskah perjanjian hibah daerah kepada pemerintah pusat.

“Kami sampaikan apresiasi kepada Kabupaten Sleman dan Kulon Progo. Dua kabupaten ini merupakan kabupaten pertama di Indonesia yang sudah menyelesaikan persoalan asetnya antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” kata Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) KKP, Sjarief Widjaja dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Sjarief menyebut bahwa serah terima ini dilakukan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Pada lampiran huruf Y diatur bahwa kewenangan penyelenggaraan penyuluhan perikanan menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Selain itu, ujar dia, para penyuluh juga diharapkan dapat memberdayakan pelaku utama dan pelaku usaha kelautan dan perikanan.

“Presiden sudah mengarahkan agar KKP memperbaiki komunikasi dengan nelayan dan penguatan budidaya perikanan. Di sini penyuluh perikanan memegang peran penting.” papar Sjarief.

Berdasarkan data KKP, per 13 Agustus 2020, penyuluh perikanan di DIY adalah sejumlah 50 orang yang terdiri dari 26 penyuluh perikanan PNS dan 24 penyuluh perikanan bantu (PPB). Di Kabupaten Sleman terdapat 5 penyuluh perikanan PNS dan 5 PPB. Sedangkan di Kabupaten Kulon Progo terdapat 9 penyuluh perikanan PNS dan 4 orang PPB.

Untuk mengoptimalkan pendampingan terhadap masyarakat, KKP berencana memberdayakan kembali 421 orang penyuluh perikanan swadaya yang berasal dari kelompok pelaku utama kelas Madya dan Utama dan Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP).

“Di masa pandemi ini, penyuluh perikanan harus tetap melakukan tugas mendampingi pelaku utama dan pelaku usaha dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Tentunya sarana prasarana penyuluhan menjadi penting karena wilayah kerjanya cukup luas sedangkan jumlah tenaga terbatas,” ucap Sjarief.

Berita Bisnis | Sumber : KKP apresiasi Pemda Kabupaten Sleman dan Kulon Progo

Check Also

Warga diajak manfaatkan tren ikan cupang sebagai peluang usaha

Usaha ikan cupang jika dilihat memang sebuah usaha kecil, namun sebuah hal kecil inilah yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *