Sunday , 1 November 2020
Home / Bisnis / Kisah jatuh bangun Anasrizal merintis usaha konveksi tas

Kisah jatuh bangun Anasrizal merintis usaha konveksi tas

Selama ini konveksi Tas Baceno hanya melayani pesanan instansi, seperti tas untuk seminar, pertemuan, dan lainnya. Jadi karena pandemi hampir semua instansi tidak ada lagi mengadakan seminar dan tentunya berdampak kepada usaha sayaPadang (ANTARA) – Merintis usaha pembuatan tas dari nol, kini Anasrizal pemilik usaha konveksi Baceno yang berlokasi di Kota Padang terbilang sukses dengan keuntungan bersih hingga Rp10 juta per bulan yang melibatkan 10 karyawan.

Pria asal Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman itu memulai karirnya dengan bekerja pada kakak kandung yang juga pengusaha konveksi di Kawasan Ulak Karang Padang selama 10 tahun pada 1978-1988.

10 tahun bekerja dengan kakak, kemampuan Anasrizal membuat tas kian terasah hingga akhirnya pada penghujung 1987 ia memilih merintis usaha konveksi sendiri.

“Keinginan itu juga didorong oleh sang kakak yang menjadi inspirasi bagi saya untuk maju dan mandiri, termasuk istri,” ujarnya.

Dengan modal awal Rp175 ribu berasal dari tabungannya pada pertengahan 1989 ia pun memulai usaha konveksi dengan skala kecil.

Anasrizal memilih menyewa sepetak rumah di Jalan Bahari, Kampuang Tangah, Ulak Karang Padang, yang dijadikan sebagai tempat tinggal sekaligus tempat usaha konveksi.

“Untuk mesin jahit ketika itu saya sudah punya. Saya beli ketika masih bekerja di tempat konveksi kakak. Untuk tipe mesinnya masih ‘dangdut’ yaitu digerakkan dengan menggoyangkan kaki,” ujarnya.

 

Berita Bisnis | Sumber : Kisah jatuh bangun Anasrizal merintis usaha konveksi tas

Check Also

KKP gandeng BPD Bali salurkan upah padat karya terumbu karang

KKP gandeng BPD Bali salurkan upah padat karya terumbu karang

Dana upah tenaga kerja akan disalurkan kepada masyarakat yang tergabung dalam kelompok padat karya dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *