Sunday , 27 September 2020
Home / Bisnis / Kementan sebut cukai rokok pengaruhi jatuhnya harga tembakau

Kementan sebut cukai rokok pengaruhi jatuhnya harga tembakau

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pertanian menyebutkan bahwa jatuhnya harga tembakau saat ini dipengaruhi dari keputusan Kementerian Keuangan yang menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) sebesar 23 persen per 1 Januari 2020.

Dalam rapat dengar pendapat eselon I Kementerian Pertanian bersama Komisi IV DPR, Direktur Jenderal Perkebunan Kementan Kasdi Subagyono menjelaskan kenaikan cukai tembakau, yang pada akhirnya menaikkan harga rokok, membuat pabrik rokok mengurangi serapan tembakaunya dari petani. Akibatnya, harga tembakau di tingkat petani saat ini masih di bawah harga normal.

“Memang berawal dari peningkatan cukai tembakau 23 persen, kemudian harga rokok naik, sehingga terjadi ‘idle capacity’ di perusahaan rokok. Serapan tembakau ke petani menjadi turun, kalaupun itu terjadi, harga di petani ditekan,” kata Kasdi dalam rapat bersama Komisi IV DPR di Jakarta, Jumat.

Ada pun dalam rapat tersebut, Ketua Komisi IV DPR RI dari fraksi PDIP Sudin sempat menyoroti harga tembakau yang turun, khususnya di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

“Harga tembakau di Probolinggo jatuh sekali. Kalau memang regulasinya harus diatur, ya kita usahakan regulasinya, karea kasihan di beberapa wilayah selalu ‘complain’ masalah itu,” kata Sudin.

Sejumlah petani di Probolinggo mengeluhkan harga jual tembakau yang dinilai terlalu murah, yakni Rp28 ribu per kilogram oleh pengepul. Di sisi lain, harga pupuk juga mengalami peningkatan sehingga petani terancam merugi karena biaya produksi yang lebih tinggi.
 

Berita Bisnis | Sumber : Kementan sebut cukai rokok pengaruhi jatuhnya harga tembakau

Check Also

Penyaluran bantuan sosial tunai di Sulsel mencapai 85 persen

Penyaluran bantuan sosial tunai di Sulsel mencapai 85 persen

Makassar (ANTARA) – PT Pos Regional X Sulawesi Maluku mencatat penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *