Wednesday , 23 September 2020
Home / Bisnis / Kemenkomarves akui data awak kapal antarlembaga belum terintegrasi

Kemenkomarves akui data awak kapal antarlembaga belum terintegrasi

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) menyatakan saat ini Pemerintah belum memiliki data kependudukan dan dokumen pelaut atau awak kapal yang terintegrasi antarkementerian atau lembaga.

Asisten Deputi Keamanan dan Ketahanan Maritim di Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Basilio Dias Araujo, mengatakan integrasi data kependudukan dan dokumen pelaut ini dapat meningkatkan pengawasan pemerintah terhadap pergerakan awak kapal perikanan.

“Kalau semua data kita kumpulkan, kita bisa menelusuri semua pergerakan pelaut kita mulai dari mereka sekolah, sampai mereka ditempatkan di luar negeri, dan kembali ke dalam negeri. Untuk integrasi data ini, saya belum punya dokumen dari lembaga mana pun,” kata Basilio pada webinar tentang perlindungan bagi awak kapal perikanan yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis.

Perlu diketahui, Indonesia menjadi negara ketiga terbesar pemasok pelaut di dunia. Posisi pertama dan kedua ditempati masing-masing oleh China dan Filipina.

“Jumlah pelaut Indonesia saat ini tercatat sebanyak 1.172.508 orang. Ini potensi yang sangat besar, untuk sektor perikanan, Indonesia adalah suplier pelaut perikanan nomor 1 di dunia,” kata Basilio.

Dalam menyiapkan rencana aksi nasional pelindungan awak kapal perikanan 2020-2024, Pemerintah pun telah membentuk tim nasional pelindungan awak kapal perikanan Indonesia yang terdiri dari Kemenkomarves, Kemenko PMK, Kemenko Ekon, Kemenaker, Kemenhub, KKP, dan K/L terkait lainnya serta asosiasi nelayan/pelaut/pemilik kapal/LSM, dan perwakilan Organisasi Buruh Internasional Indonesia.
 

Berita Bisnis | Sumber : Kemenkomarves akui data awak kapal antarlembaga belum terintegrasi

Check Also

Warga diajak manfaatkan tren ikan cupang sebagai peluang usaha

Usaha ikan cupang jika dilihat memang sebuah usaha kecil, namun sebuah hal kecil inilah yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *