Thursday , 16 July 2020
Home / Keuangan & Perbankan / Jelang Penerapan New Normal, Sejumlah Emiten Properti Bersiap-siap – Property & Bank

Jelang Penerapan New Normal, Sejumlah Emiten Properti Bersiap-siap – Property & Bank

EKONOMI – Emiten properti menyambut positif rencana pemerintah membuka aktivitas perekonomian kembali, dengan menerapkan skenario normal baru. Sejak diberlakukannya kebijakan pembatasan sosial, sektor properti terhantam pandemi yang menyebabkan penjualan menurun secara drastis.
Sekretaris Perusahaan PT Intiland Development Tbk (DILD), Theresia Rustandi menjelaskan, perseroan mendukung skenario new normal yang rencananya akan mulai dibuka pada Juni 2020. Menurutnya, ini adalah pilihan yang paling realistis agar kinerja industri properti tidak semakin tertekan akibat pandemi.

“Pada dasarnya kita semua harus berteman dengan covid-19 ini. Harus berubah semua mengikuti tatanan baru,” katanya pada Jumat (29/05/2020). Hingga kini, perseroan juga masih mencermati perkembangan situasi akibat pandemi Covid-19, termasuk potensi pemangkasan target pra penjualan (marketing sales) yang ditetapkan sejak awal tahun.
Hanya saja, lanjutnya, permintaan untuk survei proyek properti konsumen akan berkurang drastis seiring kebijakan pembatasan sosial dan bekerja dari rumah. “Kami belum tahu seberapa panjang dan besar dampak kasus ini. Kami melakukan kajian dan analisa guna mengukur dampak kasus ini terhadap operasional usaha. Saat ini kami fokus dulu pada upaya untuk membantu pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid-19, lewat protokol dan kebijakan di seluruh properti kami,” terangnya.

Hal senada juga dilakukan emiten properti lainnya, PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN). Perseroan melakukan sejumlah penyesuaian dengan melakukan pemasaran dengan memanfaatkan teknologi terkini seperti fasilitas video konferensi seperti Zoom meeting dalam membantu penjualan produk perusahaan bahkan selama masa pandemi.
“Kami fokus dalam pengembangan projek baru yang lebih dibutuhkan konsumen. Produktivitas dan efektivitas kerja tetap berjalan seperti biasa bahkan lebih produktif dan efficient dengan penerapan Working from Home (WFH),” tutur Presiden Direktur TRIN, Ishak Chandra.

Ishak juga melanjutkan, perseroan sudah siap menghadapi kembali dibukanya aktivitas perekonomian dengan tatanan normal baru. “Ini membutuhkan kerja sama dari seluruh pihak termasuk Pemerintah untuk memberi kan stimulus agar pasar properti kembali bergairah,” pungkasnya.
Sementara, Presiden Direktur PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) Johannes Suriadjaja mengaku bakal mulai membuka unit usaha hotelnya Gran Melia Jakarta. SSIA, lanjutnya, merencanakan pembukaan pada awal Juni mendatang. Kendati demikian, kenormalan baru ini tak akan langsung mengerek kinerja perseroan.

Johannes menyebut, kinerja perseroan baru akan terdorong pada Juli 2020. Johannes mengatakan unit bisnis perhotelan SSIA membukukan pendapatan sebesar Rp142,9 miliar kuartal I/2020 turun 15,1 persen dibandingkan dengan tahun lalu Rp168,2 miliar.
“Belum (akan naik di awal new normal). Kelihatannya akan mulai pick up nanti di bulan Juli. Saya rasa di Juni masih belum ada banyak pergerakan di unit usaha kami,” katanya, pada Jumat (29/05/2020). Untuk diketahui, SSIA memiliki tiga pilar utama bisnis yakni lahan industri, perhotelan dan konstruksi.

Selain bisnis hotel, SSIA menargetkan tetap memesan 80 hektar penjualan tanah aset real estat dari fase-4 di Kota Industri Suryacipta, Karawang pada kuartal III/2020. Perseroan juga berharap untuk mendapatkan komitmen penjualan tanah pada akhir kuartal III/2020. (Artha Tidar)

Berita Keuangan & Perbankan | Sumber : Jelang Penerapan New Normal, Sejumlah Emiten Properti Bersiap-siap – Property & Bank

Check Also

Bank DKI Siapkan Hadiah Mobil Jika Bayar PKB Lewat JakOne Mobile - Property & Bank

Bank DKI Siapkan Hadiah Mobil Jika Bayar PKB Lewat JakOne Mobile – Property & Bank

INFO PERBANKAN – Dalam rangka memperingati hari pajak yang jatuh pada tanggal 14 Juli 2020, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *