Saturday , 28 November 2020
Home / Keuangan & Perbankan / Intiland Youth Panel dan I AM Community Rangkul Milenial Lebih Kenal Properti – Property & Bank

Intiland Youth Panel dan I AM Community Rangkul Milenial Lebih Kenal Properti – Property & Bank

INSPIRASI – Anak-anak muda atau lebih dikenal dengan kalangan milenial, menjadi kelompok generasi yang paling menarik perhatian di hampir semua sektor industri. Bukan hanya di industri fashion, gadget ataupun gaya hidup saja, kalangan milenial juga menjadi topik hangat di sektor properti.
Meskipun begitu, sektor properti diakui belum menjadi bidang yang mampu menggaet kalangan milenial. Kegemaran kalangan ini yang lebih banyak menghabiskan waktu dan finansial untuk sekedar ‘kongkow atau nongkrong sambil ngopi’, membuat properti belum menjadi hal yang menarik, baik untuk dihuni terlebih lagi sebagai instrumen investasi.

Oleh karena itu, PT Intiland Development Tbk (Intiland; DILD) merasa perlu dilakukan pengenalan industri dan investasi properti kepada anak-anak muda tersebut. “Perlu langkah strategis dalam rangka membangun industri secara berkelanjutan dan selaras dengan visi perusahaan untuk memberikan peluang kepada seluruh masyarakat untuk mendapatkan kehidupan yang nyaman,” jelas Corporate Secretary Intiland, Theresia Rustandi, dalam video conference, Kamis (19/11).
Langkah nyata itu, diwujudkan dengan meluncurkan Intiland Youth Panel dan I AM Community, salah satu program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) yang ditujukan untuk anak-anak muda atau kelompok generasi milenial. Melalui program ini, sambung Theresia, perseroan mengambil inisiatif untuk mensosialisasikan sektor properti dan menyelenggarakan beragam aktivitas edukasi properti kepada anak-anak muda sejak dini.

Dijelaskan Wakil Ketua Umum Real Estate Indonesia ini, industri properti merupakan salah satu industri strategis dan penggerak utama perekenonomian nasional. Sektor properti selama ini memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi karena terdapat 175 industri ikutan, 350 Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan menyerap sekitar 30 juta tenaga kerja.
Oleh karena itu, ujarnya, sebagai industri strategis, keberlanjutan industri menjadi fokus penting bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk Intiland sebagai developer. Anak-anak muda dan kelompok milenial harus paham tentang properti, mengerti investasi properti dan mampu berinvestasi atau membeli produk properti adalah sebuah langkah penting.
“Mereka adalah konsumen masa depan. Kami prihatin terhadap persepsi umum di kelompok milenial bahwa properti bukan prioritas penting. Mereka merasa hal-hal lain seperti gaya hidup, liburan, hobi, gawai, atau produk bermerek, sebagai faktor yang lebih penting. Kurangnya pengenalan tentang industri dan investasi ini melahirkan pandangan bahwa properti bukan prioritas dan dirasakan sebagai sesuatu hal yang tidak terjangkau,” tegas Theresia.

Intiland Youth Panel berkolaborasi dengan berbagai lembaga dan komunitas yang memiliki tujuan sama. Program ini juga melahirkan komunitas anak muda, salah satunya adalah pembentukan I AM Community. Selain itu Perseroan juga berkolaborasi dan memberikan dukungan terhadap program vokasi dan kemahasiswaan UI untuk mengerjakan studi kelayakan pada salah satu proyek Perseroan.
I AM Community dirintis sejak tahun 2018 dan berkembang pesat dengan keanggotaannya tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Anggotanya berasal dari kalangan mahasiswa dan mahasiswi dari sejumlah perguruan tinggi, antara lain seperti Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran, Institut Teknologi Bandung, Universitas Airlangga, Universitas Sebelas Maret, London School of Public Relations Jakarta, Universitas Moestopo, Universitas Bina Nusantara, dan Universitas Pelita Harapan.

Pendiri & Chief Executive Officer I AM Community, Monica Tanata mengungkapkan, salah satu program utama saat ini adalah I AM Talent, sebuah ajang pemilihan dan pelatihan bagi Brand Ambassador dan Duta. Proses seleksi dan rangkaian program-programnya diselenggarakan secara daring melalui aplikasi Zoom dan Instagram selama tiga bulan, sejak bulan Agustus sampai November 2020.
“Program ini secara khusus dirancang dan menyasar kepada generasi milenial. Mereka dapat belajar mengenai bagaimana cara mengembangkan potensi diri dan karier secara efektif, mampu mendayagunakan perkembangan sosial media, dan paham serta berani melakukan investasi properti sejak usia muda,” kata Monica.
Selain untuk pengembangan diri, I AM Community juga memiliki tujuan edukasi dan sosialisasi tentang pentingnya investasi sejak dini, khususnya di sektor properti. Menggunakan metode pendekatan yang bersifat fun dan edukatif, I AM Community mendayagunakan secara optimal melalui berbagai aplikasi media sosial seperti Instagram, Tik Tok, Podcast, LinkedIn, dan Website. Selain itu, beragam kegiatan training, sharing, talkshow, maupun diskusi interaktif melalui webinar, chatminar, atau pertemuan tatap muka sebelum masa pandemi Covid-19.

Selaku Board of Patron I AM Community, Theresia Rustandi menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas komitmen I AM Community dalam pengembangan potensi anak-anak muda di Indonesia agar lebih paham mengenai industri properti, baik dari sisi investasi properti maupun dari sisi pengetahuan seputar ilmu dasar properti yang diberikan pada setiap kegiatan.
Selain Theresia Rustandi, Board of Patron I AM Community juga beranggotakan Hendro S. Gondokusumo selaku Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang Properti, Darmadi Darmawangsa selaku Ketua Umum Asosiasi Real Estate Broker Indonesia periode 2009-2015 dan Eddy Hussy selaku Ketua Umum Real Estate Indonesia periode 2013-2016.

Berita Keuangan & Perbankan | Sumber : Intiland Youth Panel dan I AM Community Rangkul Milenial Lebih Kenal Properti – Property & Bank

Check Also

Layani Publik Tangani Covid-19, Wisma Atlet Kemayoran Raih Penghargaan - Property & Bank

Layani Publik Tangani Covid-19, Wisma Atlet Kemayoran Raih Penghargaan – Property & Bank

UMUM – Pemanfaatan Wisma Atlet Kemayoran dan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) sebagai Rumah Sakit Darurat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *