Tuesday , 27 October 2020
Home / Bursa / IHSG ditutup anjlok, dipicu kekhawatiran resesi dan kasus COVID-19

IHSG ditutup anjlok, dipicu kekhawatiran resesi dan kasus COVID-19

Sentimen lainnya yaitu adanya statement Sri Mulyani yang diberitakan media bahwa Indonesia akan mengalami resesi pada pengumuman GDP Q3 pada awal November nanti.Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore masih terkoreksi seiring naiknya jumlah kasus positif COVID-19.

IHSG ditutup melemah 65,27 poin atau 1,31 persen ke posisi 4.934,09. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak turun 11,6 poin atau 1,51 persen menjadi 756,38.

Analis Bina Artha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama di Jakarta, Selasa, mengatakan, pelemahan IHSG salah satunya disebabkan kekhawatiran pasar terhadap gelombang kedua COVID-19 mengingat jumlah kasus positif terus meningkat.

“Sentimen lainnya yaitu adanya statement Sri Mulyani yang diberitakan media bahwa Indonesia akan mengalami resesi pada pengumuman GDP Q3 pada awal November nanti. Adanya laporan intelijen dari FinCEN Files juga turut mempengaruhi perilaku pasar untuk bersikap wait and see,” ujar Nafan.

 

Berita Bursa | Sumber : IHSG ditutup anjlok, dipicu kekhawatiran resesi dan kasus COVID-19

Check Also

Saham Malaysia ditutup melemah, lanjutkan penurunan akhir pekan lalu

Indeks Emas merosot 0,16 persen atau 17,68 poin menjadi berakhir pada 10.809,55 poinKuala Lumpur (ANTARA) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *