Tuesday , 1 December 2020
Home / Bursa / Harga minyak jatuh, tertekan naiknya produksi Libya dan lonjakan virus

Harga minyak jatuh, tertekan naiknya produksi Libya dan lonjakan virus

Tidak mengherankan jika pasar memangkas kenaikan harga hari ini karena kenyataan pasokan dan permintaan minyak mentah suram, sementara kasus baru harian Covid-19 di AS membuat rekor baru untuk hari ketiga berturut-turutNew York (ANTARA) – Harga minyak jatuh sekitar dua persen pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), tertekan oleh pembengkakan produksi dari Libya dan kekhawatiran bahwa meningkatnya infeksi Virus Corona dapat memperlambat pemulihan ekonomi global dan permintaan bahan bakar.

Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Januari turun 75 sen atau 1,7 persen, menjadi menetap di 42,78 dolar AS per barel. Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) terpangkas 99 sen atau 2,4 persen, mengakhiri sesi pada 40,13 dolar AS per barel.

Namun, harapan untuk vaksin membuat minyak mentah berjangka di jalurnya untuk kenaikan mingguan kedua berturut-turut. Untuk minggu ini, keduanya mencatat kenaikan lebih dari delapan persen.

Berita Bursa | Sumber : Harga minyak jatuh, tertekan naiknya produksi Libya dan lonjakan virus

Check Also

Nikkei berakhir turun namun raih kenaikan bulanan terbesar 27 tahun

Nikkei berakhir turun namun raih kenaikan bulanan terbesar 27 tahun

Berita ini telah mendorong saham Jepang sebagian besar lebih tinggi … ke kinerja yang luar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *