Saturday , 8 May 2021
Home / Bursa / Harga minyak jatuh, tertekan naiknya produksi Libya dan lonjakan virus

Harga minyak jatuh, tertekan naiknya produksi Libya dan lonjakan virus

Tidak mengherankan jika pasar memangkas kenaikan harga hari ini karena kenyataan pasokan dan permintaan minyak mentah suram, sementara kasus baru harian Covid-19 di AS membuat rekor baru untuk hari ketiga berturut-turutNew York (ANTARA) – Harga minyak jatuh sekitar dua persen pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), tertekan oleh pembengkakan produksi dari Libya dan kekhawatiran bahwa meningkatnya infeksi Virus Corona dapat memperlambat pemulihan ekonomi global dan permintaan bahan bakar.

Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Januari turun 75 sen atau 1,7 persen, menjadi menetap di 42,78 dolar AS per barel. Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) terpangkas 99 sen atau 2,4 persen, mengakhiri sesi pada 40,13 dolar AS per barel.

Namun, harapan untuk vaksin membuat minyak mentah berjangka di jalurnya untuk kenaikan mingguan kedua berturut-turut. Untuk minggu ini, keduanya mencatat kenaikan lebih dari delapan persen.

Berita Bursa | Sumber : Harga minyak jatuh, tertekan naiknya produksi Libya dan lonjakan virus

Check Also

IHSG ditutup di zona hijau, ditopang akan disahkannya RUU Cipta Kerja

IHSG Rabu ditutup naik, di tengah aksi jual investor asing

…dari sentimen domestik, data PMI dan inflasi menunjukkan hasil yang optimal. Hal ini mencerminkan masyarakat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *