Tuesday , 22 September 2020
Home / Bisnis / Harga karet di Sumsel naik

Harga karet di Sumsel naik

harga untuk KKK (kadar karet kering) 100 persen hampir menyentuh Rp17.000/kilogram, yakni senilai Rp16.902/kg.Palembang (ANTARA) – Harga karet di Sumatera Selatan untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen hingga 40 persen tercatat mengalami kenaikan pada awal September 2020.

Berdasarkan data Singapore Commodity yang diolah Dinas Perdagangan Sumsel bersama Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumsel, harga untuk KKK (kadar karet kering) 100 persen hampir menyentuh Rp17.000/kilogram, yakni senilai Rp16.902/kg.

Sementara itu untuk KKK 70 persen senilai Rp11.831/kg, KKK 60 persen senilai Rp10.141/kg, KKK 50 persen senilai Rp8.451/kg dan harga KKK 40 persen senilai Rp6.761/kg.

Rudi melanjutkan kenaikan harga minyak dunia dan komoditas lainnya turut mendongkrak harga karet alam.

“Di samping juga penjualan mobil di China terus menguat sejak Juli 2020 sehingga ikut membuat permintaan karet alam meningkat,” kata dia.

Bahkan, kata Rudi, sentimen positif pasar setelah berhasil uji klinis tahap III vaksin COVID-19 di banyak negara juga menjadi pemicu penguatan harga karet.

Namun demikian, ia menerangkan, masih ada beberapa faktor yang dapat melemahkan harga karet alam.

“Kenaikan harga karet ini tetap dibayangi ketegangan politik antara Amerika Serikat dan China masih menjadi faktor risiko,” kata dia.

Selain itu, ancaman resesi ekonomi di banyak negara produsen ban dapat membuat turunnya daya serap karet alam asal Sumsel.
 

Berita Bisnis | Sumber : Harga karet di Sumsel naik

Check Also

Pengusaha harapkan tarif cukai hasil tembakau tidak naik tahun depan

Pengusaha harapkan tarif cukai hasil tembakau tidak naik tahun depan

Kami berharap ada keberpihakan bagi segmen SKT dengan tidak menaikkan tarif cukai dan Harga Jual …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *