Saturday , 23 January 2021
Home / Ekonomi / Faisal Basri: Garam ini komoditas bagi-bagi rente

Faisal Basri: Garam ini komoditas bagi-bagi rente

Meski harganya murah tapi volumenya jutaan ton. Sama seperti kuota ekspor benih lobster, terjadi di gula dan lainnya. Banyak politisi masuk bisnis untuk biayai politik, korbannya petani atau petambak garamJakarta (ANTARA) – Ekonom senior Indef Faisal Basri menilai data yang akurat merupakan hal yang krusial untuk mengurai masalah garam nasional yang masih berkutat soal tingginya impor di tengah rendahnya serapan garam produksi rakyat.

“Masalahnya data. Karena saat produksi naik, impornya juga naik. Kalau produksi turun, impornya juga turun. Ini repot menjelaskannya, makanya kita butuh data. Persoalannya menjadi relatif lebih mudah kalau datanya akurat sehingga perkiraan data akan akurat dan perkiraan impor juga akan lebih baik,” kata Faisal Basri dalam webinar bertajuk “Mampukah Indonesia Swasembada Garam?”, Kamis.

Menurut Faisal Basri, masalah yang kerap terjadi yaitu kuota impor yang tidak sesuai dengan kebutuhan sehingga terjadi rembesan ke konsumsi rumah tangga. Ketidaksinkronan data produksi dan kuota impor itu, menurut dia, juga terjadi karena politik kepentingan.

 

Berita Ekonomi | Sumber : Faisal Basri: Garam ini komoditas bagi-bagi rente

Check Also

Saham Australia ditutup jatuh, terseret saham perbankan dan tambang

Bursa Australia dibuka melemah, terseret kerugian sektor energi

Sydney (ANTARA) – Bursa saham Australia dibuka sedikit lebih rendah pada perdagangan Jumat pagi, dengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *