Wednesday , 28 October 2020
Home / Bursa / Emas kembali turun, setelah data pekerjaan AS positif mengangkat dolar

Emas kembali turun, setelah data pekerjaan AS positif mengangkat dolar

Korelasi emas dengan dolar telah meningkat, terutama selama beberapa minggu terakhir dan emas sedang tertekan oleh kenaikan greenback menyusul laporan yang kuat, khususnya tingkat pengangguran.Chicago (ANTARA) – Emas kembali turun untuk hari ketiga berturut-turut pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih baik dari perkiraan mengangkat dolar lebih tinggi, membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun 3,5 dolar AS atau 0,18 persen menjadi ditutup pada 1.934,30 dolar AS per ounce. Sehari sebelumnya, Kamis (3/9/2020), emas berjangka merosot 6,9 dolar AS atau 0,35 persen menjadi 1.937,80 dolar AS per ounce.

Emas telah naik sekitar 27 persen sejauh tahun ini, dibantu oleh suku bunga mendekati nol secara global dan kebijakan moneter yang longgar, terutama dari The Fed, dan permintaan safe-haven didorong oleh gambaran ekonomi yang suram karena pandemi virus corona.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 16,3 sen atau 0,61 persen menjadi ditutup pada 26,712 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik 8,6 dolar AS atau 0,97 persen menjadi menetap pada 898,2 dolar AS per ounce.
 

Berita Bursa | Sumber : Emas kembali turun, setelah data pekerjaan AS positif mengangkat dolar

Check Also

BEI targetkan rata-rata nilai transaksi harian 2021 Rp8,5 triliun

BEI targetkan rata-rata nilai transaksi harian 2021 Rp8,5 triliun

RNTH itu tahun ini sudah ada revisi, dari Rp7,25 triliun kita revisi jadi Rp7,75 triliunJakarta …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *