Saturday , 19 September 2020
Home / Keuangan & Perbankan / Ditengah Pandemi Covid-19 Laba BCA Syariah Tetap Kinclong Diangka 8,7% – Property & Bank

Ditengah Pandemi Covid-19 Laba BCA Syariah Tetap Kinclong Diangka 8,7% – Property & Bank

Perbankan : Wabah Covid-19 telah memukul sebagian besar sektor usaha sehingga berdampak terhadap sektor industri keuangan secara umum. industri perbankan syariah, terus berupaya untuk tetap tumbuh dan menyalurkan pembiayaan.
PT Bank BCA Syariah, pada semester I tahun 2020 ini, berhasil membukukan pertumbuhan perusahaan yang berkualitas. Di tengah kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian, Aset BCA Syariah di bulan Juni 2020 tumbuh 21,05% menjadi Rp8,5 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy).

Rata-rata pertumbuhan aset BCA Syariah selama tahun 2010-2019 (CAGR) sebesar 28,97% tumbuh di atas rata-rata tahunan Bank Umum Syariah yang tercatat sebesar 17,97%. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur BCA Syariah Pranata, dalam kegiatan Media Update: Pemaparan Kinerja BCA Syariah Semester 1 – 2020 yang dilaksanakan secara daring, Senin 27/07/2020.
Pranata menjelaskan Pertumbuhan Aset BCA Syariah diantaranya didukung oleh peningkatan penyaluran pembiayaan di Juni 2020 yang mencapai Rp5,7 triliun atau meninggat 16,2% secara yoy. Komposisi pembiayaan didominasi penyaluran pembiayaan untuk segmen komersial sebesar Rp4,3 triliun dengan komposisi sebesar 76,4% diikuti oleh pembiayaan UMKM sebesar Rp1,2 triliun dengan komposisi 21,3% dari total pembiayaan. Kualitas pembiayaan tetap terjaga dengan baik dengan Non Performing Financing (NPF) Gross di angka 0,69% dan NPF Net di angka 0,21%. Prinsip kehati-hatian yang senantiasa diterapkan BCA Syariah dalam penyaluran pembiayaan juga tercermin dari tingkat Loan at Risk (LaR) BCA Syariah yang berada pada posisi 6,73%, turun dibandingkan Juni 2019 yang tercatat 6,82%.

Profitabilitas perusahaan meningkat secara berkesinambungan dengan perolehan laba sebelum pajak di Juni 2020 sebesar Rp37,3 miliar meningkat 8,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp34,3 miliar. Sementara itu, laba setelah pajak tercatat sebesar Rp28 miliar. Sementara, di tengah likuiditas yang relatif ketat BCA Syariah mampu meningkatkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 7,46% menjadi sebesar Rp6,0 triliun per Juni 2020.
Dalam kesempatan yang sama Presiden Direktur BCA Syariah John Kosasih mengatakan, “Di tengah kondisi yang penuh tantangan ini, kami tetap berkomitmen untuk melakukan penyaluran pembiayaan dengan penuh kehati-hatian. Hal ini kami lakukan sebagai bentuk dukungan kami untuk percepatan pemulihan ekonomi di Tanah Air”.

Dalam mendukung tatanan kehidupan normal baru, BCA Syariah terus meningkatkan fitur-fitur e-channel untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bertransaksi bagi para nasabah.
Di masa pandemi ini, John Kosasih menambahkan, pengguna mobile banking BCA Syariah Mobile meningkat sebesar 46% menjadi sebanyak 36.700 ribu user dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sekitar 25.100 user. Sementara pengguna internet banking Klik BCA Syariah meningkat 108% menjadi sebesar 5.800 user dibandingkan tahun lalu di kisaran 2.800 user.

Transaksi melalui e-channel mendominasi jumlah transaksi BCA Syariah selama kuartal kedua tahun 2020. Komposisi terbesar adalah transaksi melalui BCA Syariah mobile dan Klik BCA Syariah sebesar 52% disusul oleh transaksi ATM/EDC sebesar 45% dan sisanya melalui cabang sebesar 3%.

Berita Keuangan & Perbankan | Sumber : Ditengah Pandemi Covid-19 Laba BCA Syariah Tetap Kinclong Diangka 8,7% – Property & Bank

Check Also

infrastruktur

Dukung Pembangunan Infrastruktur, MAPPI Harus Tingkatkan Profesionalitas – Property & Bank

INFRASTRUKTUR – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan pembangunan infrastruktur …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *