Monday , 25 October 2021
Home / Finansial / Bank Dunia sebut ketidaksetaraan meningkat akibat pandemi

Bank Dunia sebut ketidaksetaraan meningkat akibat pandemi

Ketika negara-negara mulai bangkit pada 2021 mereka harus segera mengambil tindakan untuk melindungi penduduk yang rentan serta memastikan terjadi pemulihan yang inklusif, ramah lingkungan, dan berketahanan.Jakarta (ANTARA) – Wakil Presiden Bank Dunia untuk Asia Timur dan Pasifik Victoria Kwakwa menyatakan penurunan perekonomian yang disebabkan oleh pandemi COVID-19 telah menghambat penurunan angka kemiskinan dan meningkatkan ketidaksetaraan.

“Ketika negara-negara mulai bangkit pada 2021 mereka harus segera mengambil tindakan untuk melindungi penduduk yang rentan serta memastikan terjadi pemulihan yang inklusif, ramah lingkungan, dan berketahanan,” katanya di Jakarta, Jumat.

Angka kemiskinan di kawasan Asia Timur dan Pasifik pada 2020 berhenti menurun yaitu diperkirakan 32 juta penduduk gagal keluar dari kemiskinan dengan garis kemiskinan pada 5,5 dollar AS per hari akibat pandemi.

Sementara itu, banyak negara di kawasan Asia Timur dan Pasifik yang bantuannya masih lebih kecil dibandingkan dengan jumlah penghasilan masyarakat yang hilang sehingga stimulus belum dapat sepenuhnya mengatasi kekurangan permintaan.

“Saat ini kita semua membutuhkan kerja sama internasional lebih dari sebelumnya, untuk mengendalikan penyakit, mendukung perekonomian, dan menghijaukan proses pemulihan,” ujar Chief Economist Bank Dunia untuk Asia Timur dan Pasifik Aaditya Mattoo.

Berita Finansial | Sumber : Bank Dunia sebut ketidaksetaraan meningkat akibat pandemi

Check Also

Dolar turun terhadap beberapa mata uang, bitcoin naik ke rekor puncak

Dolar jatuh ke terendah satu minggu saat saham capai rekor tertinggi

New York (ANTARA) – Dolar AS merosot ke posisi terendah satu minggu terhadap sekeranjang mata …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *