Wednesday , 4 August 2021
Home / Keuangan & Perbankan / Bangun Tol Semarang – Demak, PUPR Pastikan Tak Rusak Mangrove Pantura – Property & Bank

Bangun Tol Semarang – Demak, PUPR Pastikan Tak Rusak Mangrove Pantura – Property & Bank

UMUM – Dalam membangun infrastruktur, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tidak hanya bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan daya saing bangsa, namun juga memperhatikan prinsip kelestarian lingkungan dan keberkelanjutan.
Upaya tersebut salah satunya diterapkan pada pembangunan Jalan Tol Semarang – Demak di Provinsi Jawa Tengah. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, prinsip-prinsip pembangunan infrastruktur berbasis lingkungan dan berkelanjutan menjadi komitmen Kementerian PUPR mulai dari tahap survei, investigasi, desain, pembebasan tanah (land acquisition), konstruksi, hingga operasi dan pemeliharaan (SIDLACOM).
Dalam upaya meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan dari pembangunan Tol Semarang – Demak, kata Basuki, pihaknya bekerja sama dengan Pemerintah Daerah menyiapkan program relokasi lahan mangrove yang berada di sekitar  pembangunan Seksi 1 Tol Semarang – Demak ruas Semarang – Sayung. Ada 3 lokasi kawasan mangrove yang akan direlokasi dengan total luas kurang lebih 46 hektar.
Dengan begitu, sistem akar pohon bakau yang kokoh membantu membentuk penghalang alami terhadap gelombang badai dan banjir. Sedimen sungai dan darat terperangkap oleh akar, yang melindungi daerah garis pantai dan memperlambat erosi.

Dikatakan Basuki, selain sebagai paru-paru kota, upaya pelesatarian kawasan mangrove tersebut bertujuan untuk mempertahankan fungsi hutan mangrove sebagai habitat flora dan fauna di pesisir Pantai Utara Jawa serta melindungi daerah garis pantai, termasuk mengurangi risiko abrasi.
Pembangunan Tol Semarang – Demak melalui skema Kerja Sama Badan Usaha dengan Pemerintah (KPBU)  sepanjang 27 km akan terintegrasi dengan Tanggul Laut Kota Semarang sekaligus untuk menanggulangi rob yang kerap terjadi di Semarang.
Seperti diketahui, pembangunan Jalan Tol Semarang – Demak terbagi menjadi dua seksi, yakni Seksi 1 (Semarang/Kaligawe – Sayung) sepanjang 10,69 km merupakan dukungan Pemerintah. Sementara Seksi 2 (Sayung – Demak) sepanjang 16,31 km merupakan tanggung jawab Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Pembangunan Perumahan Semarang Demak dengan total  nilai investasi sekitar Rp 15,3 triliun.

Untuk pembangunan tol dilaksanakan oleh kontraktor PT Wijaya Karya – PT Pembangunan Perumahan (KSO) dan  konsultan supervisi PT Virama Karya. Tercatat hingga 24 Januari 2021, pembangunan Seksi 1 Semarang – Sayung sudah mulai tahap pembebasan lahan sekitar 2,29%,  sementara progres konstruksi  pembangunan Seksi 2 sudah mencapai 36%.

Berita Keuangan & Perbankan | Sumber : Bangun Tol Semarang – Demak, PUPR Pastikan Tak Rusak Mangrove Pantura – Property & Bank

Check Also

Laris Manis Fase Awal, Risland Indonesia Rilis Tower Kensington di Sky House BSD+ - Property & Bank

Laris Manis Fase Awal, Risland Indonesia Rilis Tower Kensington di Sky House BSD+ – Property & Bank

Sky House BSD+ PROPERTI – Makin mahal dan terbatasnya lahan di perkotaan, membuat minat dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *