Monday , 21 September 2020
Home / Bisnis / Apjatel: Berbagi jaringan berpotensi timbulkan persaingan tak sehat

Apjatel: Berbagi jaringan berpotensi timbulkan persaingan tak sehat

Sekilas sharing itu menguntungkan bagi penyelenggara jaringan karena tidak perlu investasi. Namun network sharing antara sesama penyelenggara jaringan berpotensi menimbulkan perebutan pangsa pasar yang samaJakarta (ANTARA) – Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) Muhammad Arif Angga menilai mekanisme network sharing atau berbagi jaringan di industri telekomunikasi bisa menghemat belanja modal, namun berpotensi menimbulkan persaingan usaha yang tidak sehat dan kanibalisme.

“Sekilas sharing itu menguntungkan bagi penyelenggara jaringan karena tidak perlu investasi. Namun network sharing antara sesama penyelenggara jaringan berpotensi menimbulkan perebutan pangsa pasar yang sama. Sebab mereka berusaha di jalur dan pangsa pasar sama,” ujar Angga dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis.

Kondisi sulitnya berbagi juga dialami penyelenggara selular. Menurut Angga, jika salah satu operator telah melakukan investasi besar-besaran, lalu diminta untuk berbagi jaringan dan frekuensi di satu wilayah, maka ada potensi pangsa pasar penyelenggara selular tersebut digerus operator yang baru masuk dengan mekanisme berbagi tersebut.

Penyelenggara yang baru masuk, lanjutnya, tentu akan melakukan promosi dan menjual harga yang murah atau bahkan di bawah harga produksi untuk mendapatkan pasar di tempat baru tersebut. Akibatnya akan terjadi persaingan yang tidak sehat dan saling kanibal.

 

Berita Bisnis | Sumber : Apjatel: Berbagi jaringan berpotensi timbulkan persaingan tak sehat

Check Also

Mendag: Kemendag-Kemenhan jajaki imbal dagang dengan sejumlah negara

Kemendag paparkan strategi pemasaran masa pandemi

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Perdagangan (Kemendag) memaparkan empat strategi pemasaran yang perlu digenjot pelaku usaha …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *