Monday , 28 September 2020
Home / Ekonomi / AIIB belum berencana tingkatkan pinjaman bagi Indonesia atasi COVID-19

AIIB belum berencana tingkatkan pinjaman bagi Indonesia atasi COVID-19

Kalau untuk Crisis Recovery Facility (CRF) kami belum ada rencana lagi untuk menambah pinjaman.Jakarta (ANTARA) – Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) belum berencana untuk meningkatkan pinjaman bagi Indonesia dalam rangka mengatasi dampak pandemi COVID-19.

Vice President and Chief Administration Officer AIIB Luky Eko Wuryanto menyatakan pinjaman dapat ditingkatkan apabila terdapat sertifikasi yang diberikan oleh pemerintah dan ada alasan yang kuat.

“Kalau untuk Crisis Recovery Facility (CRF) kami belum ada rencana lagi untuk menambah pinjaman,” katanya dalam diskusi daring di Jakarta, Selasa.

Luky menjelaskan sejauh ini AIIB telah menyetujui dana pinjaman sebesar satu miliar dolar AS yang terdiri dari 250 juta dolar AS untuk mendukung sektor kesehatan dan 750 juta dolar AS untuk mendukung kebijakan pemerintah mengatasi dampak COVID-19.

“Tidak menutup (menambah) tapi sepertinya kami akan memberikan prioritas ke negara lain. Tapi tentunya tergantung pada pemerintah Indonesia kebutuhannya apa,” ujarnya.

Ia menyatakan progress dari dana sebesar satu miliar dolar AS tersebut saat ini dalam proses pencairan yang bergantung pada perjanjian dalam pinjaman.

“Kami minta persyaratan bahwa semua conditionality dalam perjanjian sudah dipenuhi maka segera dicairkan sekaligus. Saya tidak tahu persis dalam konteks Indonesia jadi langsung tanya ke Kemenkeu,” katanya.

Berita Ekonomi | Sumber : AIIB belum berencana tingkatkan pinjaman bagi Indonesia atasi COVID-19

Check Also

Ketua Baleg respon positif skema JKP dalam RUU Cipta Kerja

Ketua Baleg respon positif skema JKP dalam RUU Cipta Kerja

Jakarta (ANTARA) – Ketua Badan Legislasi DPR RI Supratman Andi Agtas merespon positif skema jaminan kehilangan pekerjaan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *